Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Satgas Tagih Utang BLBI Obligor dan Tommy Soeharto, Total Rp111 Triliun

Satgas Tagih Utang BLBI Obligor dan Tommy Soeharto, Total Rp111 Triliun
Foto: Illustrasi jumlah utang BLBI.

Gemasulawesi– Satgas tagih utang BLBI obligor dan Tommy Soeharto, hari ini Kamis 26 Agustus 2021.

“Total kewajiban mereka mengembalikan utang kepada negara senilai Rp111 triliun,” ungkap Mahfud MD dalam video rilis di YouTube KemenkoPolhukam, Kamis 26 Agustus 2021.

Satgas tagih utang BLBI dengan memanggil Ronny Hendrarto Ronowicaksono. Keduanya dipanggil atas nama pengurus PT Timor Putra Nasional.

Baca juga: Satgas Penanganan Hak Tagih Negara BLBI Teliti Dokumen BLBI

Mereka diminta hadir di Gedung Syafrudin Prawiranegara, Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat pada pukul 15.00 WIB.

“Bukan hanya Tommy Soeharto dipanggil untuk menyelesaikan tunggakan utang kepada negara terkait BLBI, melainkan semua obligor dan debitur,” tegasnya.

Utang Tommy Soeharto sendiri hingga perhitungan terakhir berjumlah Rp2,6 triliun. Di luar Tommy, masih banyak utangnya belasan triliun untuk BLBI.

Baca juga: Masih Berutang, Satgas Blokir Rekening Obligor dan Kreditur BLBI

Satgas tagih utang BLBI untuk semua obligor.

“Ini adalah uang rakyat, dan saat ini rakyat sedang susah, sehingga tidak boleh hutang tidak dibayar,” tegasnya.

Total, Satgas tagih utang BLBI kepada 48 obligor dan debitur.

Baca juga: Pilkada Serentak Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Mahfud MD sudah komunikasi dengan penegak hukum

Mahfud MD juga sudah berbicara dengan para penegak hukum, baik Ketua KPK, Kapolri dan Jaksa Agung.

“Saya sampaikan, kalau semua mangkir, tidak mengakui padahal ada dokumen utangnya, maka jika tidak bisa diselesaikan secara perdata, maka bisa jadi kasus pidana,” tegasnya.

Dijelaskannya, jika mangkir, hal itu sudah memenuhi unsur pidana korupsi, yaitu memperkaya diri sendiri atau orang lain, atau korporasi, merugikan keuangan negara, dan dilakukan dengan melanggar hukum.

Tidak kooperatif dan mangkir dimaknai sebagai melanggar hukum.

Baca juga: Sri Mulyani Sebut Penyitaan Aset Obligor BLBI Akan Sulit

Oleh karenanya, Mahfud meminta para obligor dan debitur dipanggil dapat bersikap kooperatif.

Sebab, pemerintah akan tegas soal itu. Presiden Joko Widodo (Jokowi), lanjut dia hanya memberi waktu untuk menyelesaikan kasua BLBI sampai Desember 2023.

“Saya berharap semua bisa selesai sebelum tenggat waktu itu,” tutupnya. (**)

Baca juga: Kasus BLBI, KPK Tetapkan Dua Tersangka Baru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post