Home Palu Satgas Jemput Satu Warga Positif Corona di Kota Palu

Satgas Jemput Satu Warga Positif Corona di Kota Palu

Satgas Jemput Satu Warga Positif Corona di Kota Palu
Satgas Jemput Satu Warga Positif Corona di Kota Palu (Foto: Illustrasi)

Berita kota palu, gemasulawesi– Satgas jemput satu warga terkonfirmasi positif virus corona di Kota Palu Provinsi Sulteng.

“Setelah dua kali jalani rapid dan swab test, diketahui hasilnya reaktif. Sehingga, Satgas langsung membawa warga positif corona ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,” ungkap Lurah Birobuli Selatan Hisyam Baba, di Kota Palu, Kamis 10 September 2020.

Ia melanjutkan, warga pasien positif corona yang beralamat di Jalan Towua Kecamatan Birobuli Selatan Kota Palu itu, dijemput sekitar pukul 21.15 Wita.

Pasien positif corona asal Birobuli Selatan Palu kata dia, berjenis kelamin perempuan berusia sekitar 34 tahun. Saat ini, ia mendapat pengawalan dari Satgas K5 Kelurrahan Birobuli Selatan.

“Satu warga dijemput petugas medis dan langsung  dibawa ke RSUD Madani, untuk mendapat perawatan,” tuturnya.

Baca juga: Wakil Ketua DPRD Parigi Moutong Jadi Tersangka

Ia melanjutkan, selain yang bersangkutan keluarga pasien direncanakan untuk dilakukan test Swab  di RS Anutapura Palu.

Terkait itu, ia juga mengimbau kepada warga Kelurahan Birobuli Selatan, untuk tidak panik dan diharapkan tenang

“Selalu waspada serta harus selalu memperhatikan protokol kesehatan covid-19 secara ketat, dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan, serta kurangi beraktivitas di luar, bila tidak ada keperluan yang mendesak,’’ pesannya.

Terkait masih maraknya wabah, warga mesti perhatikan protokol kesehatan covid-19 , apa saja yang harus ditaati warga? Berikut rinciannya.

1.Jaga kebersihan tangan Bersihkan tangan dengan cairan pencuci tangan atau hand sanitizer, apabila permukaan tangan tidak terlihat kotor.

Namun, apabila tangan kotor maka bersihkan menggunakan sabun dan air mengalir. Cara mencucinya pun harus sesuai dengan standar yang ada, yakni meliputi bagian dalam, punggung, sela-sela, dan ujung-ujung jari.

2.Jangan menyentuh wajah Dalam kondisi tangan yang belum bersih, sebisa mungkin hindari menyentuh area wajah, khususnya mata, hidung, dan mulut.

Mengapa? Tangan kita bisa jadi terdapat virus yang didapatkan dari aktivitas yang kita lakukan, jika tangan kotor ini digunakan untuk menyentuh wajah, khususnya di bagian yang sudah disebutkan sebelumnya, maka virus dapat dengan mudah masuk ke dalam tubuh.

3.Terapkan etika batuk dan bersin ketika batuk atau bersin, tubuh akan mengeluarkan virus dari dalam tubuh. Jika virus itu mengenai dan terpapar ke orang lain, maka orang lain bisa terinfeksi virus yang berasal dari tubuh.

Terlepas apakah memiliki virus corona atau tidak, etika batuk dan bersin harus tetap diterapkan. Caranya, tutup mulut dan hidung menggunakan lengan atas bagian dalam.

Bagian ini dinilai aman menutup mulut dan hidung dengan optimal, selain itu bagian lengan atas dalam ini tidak digunakan untuk beraktivitas menyentuh wajah. Sehingga relatif aman.

Selain dengan lengan, bisa juga menutup mulut dan hidung menggunakan kain tisu yang setelahnya harus langsung dibuang ke tempat sampah.

5.Pakai masker jika memiliki gejala gangguan pernapasan, kenakanlah masker medis kemana pun saat keluar rumah atau berinteraksi dengan orang lain.

Setelah digunakan (masker medis hanya bisa digunakan satu kali dan harus segera diganti), jangan lupa buang masker di tempat sampah yang tertutup dan cuci tangan setelah itu.

Namun, bagi yang tidak memiliki gejala apapun, cukup gunakan masker non-medis, karena masker medis jumlahnya lebih terbatas dan diprioritaskan untuk mereka yang membutuhkan.

5.Jaga jarak untuk menghindari terjadinya paparan virus dari orang ke orang lain, harus senantiasa menjaga jarak dengan orang lain minimal satu meter.

Terlebih, jika orang itu menunjukkan gejala gangguan pernapasan. Jaga jarak juga dikenal dengan istilah physical distancing.

Dilarang untuk mendatangi kerumunan, meminimalisir kontak fisik dengan orang lain dan tidak mengadakan acara yang mengundang banyak orang.

6.Isolasi mandiri bagi yang merasa tidak sehat, seperti mengalami demam, batuk atau pilek atau nyeri tenggorokan atau sesak napas, diminta untuk secara sadar dan sukarela melakukan isolasi mandiri di dalam rumah.

Tetap berada di dalam rumah dan tidak mendatangi tempat kerja, sekolah atau tempat umum lainnya karena memiliki risiko infeksi virus corona dan menularkannya ke orang lain.

8.Protokol kesehatan terakhir adalah dengan menjaga kesehatan selama berada di dalam rumah atau berkegiatan di luar rumah, pastikan kesehatan fisik tetap terjaga dengan berjemur sinar matahari pagi selama beberapa menit, mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan melakukan olahraga ringan.

Istirahat yang cukup juga sangat dibutuhkan dalam upaya menjaga kesehatan selama masa pandemi ini.

Baca Juga: Diduga Solar Tersuplai ke Tambang Emas Ilegal Parimo

Laporan: Rafiq

NO COMMENTS

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.