Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Satgas Penanganan Covid19 Sasar Remaja untuk Jalani Vaksinasi

Satgas Penanganan Covid19 Sasar Remaja untuk Jalani Vaksinasi
Foto: Jubir Covid19, Irwan, SKM., M.Kes.

Gemasulawesi– Satgas sebut penanganan covid19 sasar remaja untuk jalani vaksinasi. Tujuannya, agar dapat kembali melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), sesuai instruksi Presiden Jokowi.

“Sesuai instruksi Presiden dibolehkan PTM di PPKM level 3, asal sudah mendapatkan vaksin seluruhnya,” ungkap Irwan dalam konfrensi pers, belum lama ini.

Dia mengatakan, dengan mulai tersedianya vaksin dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Satgas penanganan Covid19 sasar remaja untuk jalani vaksinasi.

Baca juga: Parimo Bentuk Tim Teknis Verifikasi Tambahan Bantuan Rumah Rusak

Sehingga, pihaknya akan membangun komunikasi dengan OPD terkait penanganan Covid19 sasar remaja untuk jalani vaksinasi.

Khususnya, Dinas Kesehatan Parigi Moutong agar menyusun perencanaan pelaksanaan vaksinasi bagi remaja di Parigi Moutong.   

“Kesempatan vaksin tersedia ini, akan kami manfaatkan. Olehnya, kami akan bicarakan soal vaknsi remaja ke Dinas Kesehatan,” sebutnya.

Baca juga: Lambat Serapan Dana Pemulihan Ekonomi Nasional, Ini Dugaan BPK

Satgas covid19 akan bahas teknis pelaksanaan vaksinasi

Selain penanganan Covid19 sasar remaja untuk jalani vaksinasi, pihaknya juga akan membicarakan soal teknis pelaksanaan vaksinasi.

Kemungkinan, pelaksanaanya akan dilakukan di sekolah, atau tetap di pusatkan di fasilitas kesehatan terdekat.

“Soal lokasi dan teknis pelaksanaan vaksin akan dibicarakan nantinya,” kata dia.

Dia menyebutkan, berdasarkan data jumlah masyarakat yang melakukan vaksinasi pada dosis pertama mencapai 5,84 persen dan pada dosis kedua mencapai 3,82 persen.

Irwan menuturkan, sesuai data masyarakat yang belum menjalani vaksinasi pada dosis pertama 94,16 persen, dan dosis kedua sebanyak 96,18 persen.

Baca juga: Status Zona Merah, Parigi Moutong Tunda PTM Terbatas

“Kami akan terus berupaya percepatan program vaknsinasi, agar pada Desember nanti bisa tuntas seluruhnya. Sebab, jika ada masyarakat yang baru menjalani vaksin tahun 2021, kemungkinan akan berbayar,” kata dia.

Dia mengakui, sebelumnya memang terjadi keterbatasan vaksin beberapa waktu lalu, namun kondisi itu telah teratasi dengan dukungan pemerintah provinsi, yang berjanji akan memenuhi berapapun kebutuhan Parigi Moutong.

Baca juga: 

“Jadi memang harus ada skala proritas, bukan hanya remaja, mungkin bisa jadi guru dan ibu hamil,” ujarnya.

Dia berharap, masyarakat dapat mendukung upaya pemerintah untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi, dengan datang ke fasilitas kesehatan untuk menjalani vaksinasi.

Selain itu, dia juga berharap masyarakat tetap taat pada protokol kesehatan, untuk memutus ratai penyebaran covid19. (***)

Baca juga: Kasus Kematian Covid19 Indonesia Menurun 1030 Kasus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post