Jumat, Juni 25, 2021
Jangan Lupa Share

Satgas Evaluasi Ujian Sekolah Tatap Muka di Parigi Moutong

Must read

Jangan Lupa Share

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Satgas covid 19 evaluasi ujian sekolah tatap muka di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, sebelum keluarkan rekomendasi pembelajaran tatap muka.

“Jika Parigi Moutong berada di zona merah, tidak mungkin pelaksanaan tatap muka dilaksanakan. Namun, adanya edaran kementerian, kami terus berupaya agar bisa dilaksanakan,” ungkap Juru bicara Satgas covid 19, Irwan, di ruang kerjanya, Rabu 9 Juni 2021.

Dari data terkini, peningkatan pasien covid 19 di Parigi Moutong, tidak signifikan. Sehingga, posisi penyebarannya saat ini masih berada di zona orange.

Terkait pembelajaran sekolah tatap muka terbatas di sekolah pada tahun ajaran baru, kemungkinan dapat dilaksanakan. Sepanjang, pelaksanaan vaksinasi guru dan tenaga pendidik dapat dilaksanakan dengan cepat.

Baca juga: Tahun Ajaran Baru, Disdikbud Ajukan Izin Belajar Tatap Muka

“Kalau misalnya kita lalai dengan protokol kesehatan, ditambah ada peningkatan angka pasien covid 19 meninggal, maka itu menjadi peringatan,” tandasnya.

Ia mengaku, pihaknya terus melakukan evaluasi pelaksanaan ujian sekolah tatap muka saat ini. Jika nantinya, akan ada perubahan yang terjadi, pihaknya mengikut perubahan itu.

“Sangat dinamis memang terkait hal ini,” ujarnya.

Ia menghimbau kepada Dinas Kesehatan, untuk terus mempercepat vaknisasi guru di wilayah Parigi Moutong.

Serta berpartisipasi aktif dengan mencari informasi tempat pelaksanaan vaksinasi, apakah memungkinkan di sekolah atau di Puskesmas terdekat.

“Laporan berapa persen tenaga guru yang telah menjalani vaksinasi. Tapi informasinya vaksin dilakukan di Puskesamas dimana tenaga guru itu berada,” tuturnya.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi Moutong terus berupaya pelaksanaan pembelajaran sekolah tatap muka terbatas pada tahun ajaran baru dapat dilaksanakan.

Baca juga: Disdikbud Parimo: Belajar Tatap Muka, Butuh Izin Orang Tua Siswa

Sehingga, untuk menunjukan kesiapan agar dapat melaksanakan pembelajaran sekolah tatap muka terbatas, ujian dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan ketat.

Bahkan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan membuat surat edaran ke seluruh sekolah agar mengatur jumlah kehadiran siswa di sekolah. Dan waktu pelaksanaan ujian kenaikan sekolah hingga dua pekan lamanya.

Baca juga: Sekolah Tatap Muka di Kota Palu Mulai Pekan Depan

Laporan: Novita Ramadhani

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article