Satgas Covid-19 Kota Bula Didesak Perketat Penjagaan Pintu Masuk

Satgas Covid-19 Kota Bula Didesak Perketat Penjagaan Pintu Masuk
Foto: Satgas Covid-19 Kota Bula.
Jangan Lupa Share

Berita nasional, gemasulawesi– Ketua DPRD Seram Timur, Maluku Noaf Rumauw, mendesak Satgas Covid-19 Kota Bula untuk memperketat penjagaan di setiap pintu masuk, menyusul masuknya TKA asal Cina terkonfirmasi positif virus corona.

“Terutama di Bandara Kufar. Karena diketahui, satu WNA ini datang ke SBT melalui jalur udara,” kata Noaf Rumauw, belum lama ini.

Pihaknya meminta Satgas Covid-19 Kota Bula agar serius dalam bekerja. Serta menekankan, jangan sampai baru bergerak melakukan pencegahan setelah adanya paparan kasus virus corona di Kabupaten Seram Timur.

Baca juga: Banjir Sienjo-Sibalagu Parigi Moutong, 104 Kepala Keluarga Terisolir

Tim Satgas Covid-19 Kota Bula sudah semestinya memperketat penjagaan di semua penjuru pintu masuk Kabupaten Seram Bagian Timur Maluku.

“Tim Covid-19 bergerak cepat, jangan sampai ada kasus, baru bergerak,” katanya.

Selain itu, Satgas Covid-19 Kota Bula didesak untuk segera melakukan penyekatan di beberapa wilayah Kabupaten Seram Bagian Timur. Khususnya, bagi warga yang datang dari kota Ambon dan Masohi langsung ke Bula.

“Pintu masuk ke SBT itu harus diperketat penjagaan. Serta pintu masuk transportasi udara di Bandara Kufar,” kata dia.

Baca juga: Gubernur Beri Peran Bangun Daerah ke Perusda Sulawesi Tengah

Tenaga kerja asal China terinfeksi covid-19

Pihaknya mengingatkan perusahaan minyak di Bula yang memperkerjakan tenaga kerja dari luar, yakni PT Citik dan PT. Carlez, agar di masa pandemi Covid-19 ini tidak mendatangkan tenaga kerja dari luar. Sebab, kedua perusahaan banyak memasok tenaga kerja asal negeri tirai bambu.

Pihaknya mengingatkan PT. Citik dan PT. Carlez, perusahaan minyak di Bula agar di masa pandemi covid-19 ini, jangan dulu mendatangkan tenaga kerja dari luar termasuk TKA Cina.

baca juga: Dokter dan Perawat di Kota Palu Terinfeksi Corona

“Untuk perusahaan PT. Citik dan PT.Karlez diperketat. Karena mereka banyak tenaga kerja dari China,” kata dia.

Diketahui, status Kota Bula dan Kabupaten Seram Timur saat ini merupakan zona hijau. Pria TKA asal Cina positif Covid-19 masuk ke Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur Maluku.

Dua hari setelah kedatangan, Selasa, 6 Juli 2021, Cao memeriksakan kondisi kesehatannya di RSUD Bula setelah mengalami demam, flu dan batuk.

Hasil tes swab antigen menunjukkan pria diketahui sebagai investor atau surveyor itu terbukti terinfeksi Covid-19 dan harus menjalani isolasi di RSUD Bula. (***)

Baca juga: Gubernur Beri Peran Bangun Daerah ke Perusda Sulawesi Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post