Selasa, Mei 18, 2021

SAR Gabungan Bagi Dua Tim Pencarian Nelayan Hilang di Tomini

Pencarian Hari Kedua

Must read

Berita parigi moutong, gemasulawesi– SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian hari kedua nelayan hilang di Tomini, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

“Kami membagi tim pencarian menjadi dua bagian,” ungkap Kepala Basarnas Palu, Andrias Hendrik Johannes, di Kota Palu, Minggu 18 April 2021.

Pencarian hari kedua nelayan hilang di Tomini dimulai pukul 07.00 Wita. Pencarian dilakukan dengan membagi tim menjadi dua SRU.

SRU pertama melakukan pencarian menggunakan kapal Berdikari II GT 27, dengan POB sembilan orang. Sementara SRU kedua mencari menggunakan perahu karet.

“Semoga cuaca hari ini bersahabat dan tidak ada kendala. Sehingga pencarian selalu lancar,” tuturnya.

Baca juga: Dua Nelayan Hilang Asal Tomini Masih Dalam Pencarian

Dua nelayan hilang di Tomini, itu bernama Burhan (50) dan Zainudin (28).

Menurut keterangan didapatkan, dua nelayan hilang asal Tomini sudah dikabarkan tidak kembali saat melaut Kamis 15 April 2021. Keduanya sedang berada di perairan Bolano Lambunu, Desa Tilung, Kecamatan Tomini, Kabupaten Parimo.

Selain itu, pihaknya juga menyebarkan informasi kepada nelayan yang ditemui bilamana ada yang melihat tanda-tanda keberadaan dua nelayan hilang asal Tomini. Agar melaporkan kepada pihak terkait yang saat ini sedang melakukan proses pencarian.

“Hingga detik ini belum kami temukan tanda-tanda keberadaannya,” tuturnya.

Kronologisnya, sekitar pukul 11.00 WITA Kamis 15 April 2021, empat orang warga Desa Tilung, Kecamatan Tomini, pergi melaut dengan menggunakan dua perahu. Masing-masing perahu terdiri dari dua orang.

Ia menjelaskan, Burhan (50) dan Zainudin (28) berada di satu perahu yang berjenis fiber berwarna putih. Sementara, Senti (40) dan Jufri (21) menggunakan perahu berbahan kayu.

Sedang berada tengah laut, tiba-tiba cuaca memburuk, angin kencang dan perahu mereka dihantam ombak.

“Jarak kedua perahu berada pada posisi agak berjauhan, karena cuaca yang buruk. Senti dan jufri tidak lagi melihat perahu yang ditumpangi kedua rekannya,” sebutnya.

Rekan korban kemudian melakukan upaya pencarian. Namun, hasilnya nihil keduanya tidak ditemukan.

Akhirnya, sekitar pukul 11.00 WITA, Jumat 16 April 2021, Senti dan jufri memutuskan kembali ke darat di Desa Tilung guna melaporkan hilangnya kedua rekannya kepada aparat desa setempat.

“Kami menggerakkan satu tim rescue dari Pos SAR Parigi ke lokasi kejadian,” terangnya.

Sebanyak satu tim rescue telah diberangkatkan subuh tadi dengan menggunakan D’Max rescue truck, untuk mencari dua nelayan hilang asal Tomini, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Dan satu unit rubber boat beserta peralatan pendukung lainnya.

“Tim juga selalu diimbau tetap menerapkan protokol covid 19,” tutupnya.

Baca juga: Satu Nelayan Mensung Hilang di Perairan Tomini

Laporan: Muhammad Rafii

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article