Jumat, April 23, 2021

Pengadilan Periksa Saksi Perkara Dugaan Korupsi Ketua DPC PDIP Parimo

Must read

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Agenda hukum kasus yang melilit Ketua DPC PDIP Parigi Moutong, SS terus bergulir. Saat ini Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Palu, menjadwalkan pemeriksaan sejumlah saksi perkara dugaan korupsi.

“Agenda sidang keempat akan dilaksanakan 25 Maret 2020. Dengan menghadirkan para saksi,” ungkap Kasi Pidsus Kejari Parigi Moutong, Mohammad Tang, di ruang kerjanya, Rabu 24 Maret 2021.

Ia mengatakan, terdapat dua objek perkara dalam penanganan perkara itu. Yakni pabrik es dan dua unit kapal. Besok, saksi perkara dugaan korupsi Ketua DPC PDIP Parigi Moutong, SS, dihadirkan dalam agenda sidang adalah bendahara pabrik pengelolaan es.

Dalam agenda sidang pemeriksaan saksi perkara dugaan korupsi Ketua DPC PDIP Parigi Moutong, beberapa pekan lalu, seluruh saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendukung dakwaan dalam kasus itu.

Baca juga: Tersandung Hukum, Partai Copot Jabatan SS di DPRD Parimo

Baca juga: Satu Warga Tanamonindi Meninggal Saat Tunggu Giliran Mencoblos

“Saksinya sebanyak empat orang. Seluruhnya merupakan pengelola koperasi,” katanya.

Ia menuturkan, berdasarkan keterangan di persidangan, saksi perkara dugaan korupsi membenarkan objek dalam perkara bukanlah aset milik koperasi, melainkan individu. Bahkan, kesaksian mereka menyebut pengelolaan koperasi lebih mengarah ke pribadi.

Sementara aset lainnya diluar objek perkara pada tahap penyelidikan, tidak lagi ditemukan. Selain milik pemerintah daerah yang telah disita.

Baca juga: Kasus Suap Jembatan Palu IV, Kejati Sulteng Periksa 53 Saksi

Baca juga: Muharram Nurdin Sebut Kasus Sugeng Terkesan Dipaksakan

Sebelum babak baru pemeriksaan saksi perkara dugaan korupsi di DKP tahun 2012, Kejari Parigi Moutong telah menahan tiga orang tersangka. Diduga, ada unsur kerugian negara sebesar Rp. 2,1 miliar.

Ketiganya, dikenai pasal 2 ayat (1) junto pasal 18 subsider pasal 3 junto pasal 18 UU no 20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, junto pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP junto pasal 65 ayat (1) KUHP

Ketiga tersangka perkara dugaan korupsi aset DKP itu, saat ini telah menjalani masa hukumannya sebagai tahanan kota, sambil menunggu putusan dari pengadilan.

Baca juga: Kejari Tahan Ketua DPC PDIP Parimo Terdakwa Dugaan Korupsi Aset DKP

Laporan: Aldi

- Advertisement -spot_img

More articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article