BPBD Parimo Verifikasi Kembali Rumah Rusak Berat


BPBD Parimo Verifikasi Kembali Rumah Rusak Berat
Foto Sumber Facebook ACT

Parimo, gemasulawesi.com Rumah rusak berat Parimo diverifikasi kembali melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parimo, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Tahun 2019.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Parimo, Tri Nugraha, kepada gemasulawesi.com, beberapa waktu lalu.

Diketahui, bantuan tersebut bersumber dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Verifikasi ini kembali dilakukan untuk memastikan apakah memang betul-betul rusak berat,” ungkapnya.

Baca juga:

Dari data yang diperoleh, jumlah total unit rumah rusak berat yang ditangani oleh BPBD Parimo sebanyak 407 rumah, dengan anggaran Rp 23.138.607.000.

Saat melakukan verifikasi, petugasnya akan bertemu langsung dengan pemilik rumah yang masuk kategori rusak berat.

“Mereka akan melakukan verifikasi dan validasi di delapan kecamatan yang terdampak,” jelasnya.

Petugas verifikasinya, terdiri dari fasilitator teknik, fasilitator sosial dan fasilitator ekonomi.

Ia melanjutkan, setelah tahapan selesai, proses akan dilanjutkan lagi dengan pembentukan Kelompok masyarakat (Pokmas).

Ia menambahkan, total rumah rusak berat di Parimo akibat gempa pada 28 September 2018 sebanyak 533 unit rumah.

“Sebanyak 407 unit rumah ditangani oleh BNPB melalui dana stimulan BNPB. Sedangkan sisanya sebanyak 126 unit rumah ditangani oleh Dinas PUPR melalui DAK PUPR,” tutupnya.

Baca Juga: Parigi Moutong Terima 700 Kit Rapid Test dari Pemprov Sulteng

Baca juga: BPBD Parimo Pastikan Realisasi Huntap di Bulan Depan

Laporan: Putra


Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
Gema

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Share via
Share this