Mitigasi dan Adaptasi Bencana Harus Dimasukkan Dalam RTRW

1
112
RTRW Parimo, Belum Cakup Mitigasi dan Adaptasi Bencana
Ardin T Taiyeb (sumber foto akun resmi facebook Ardin T Taiyeb)

Parimo, gemasulawesi.com Mitigasi dan adaptasi bencana perlu untu dimasukkan dalam RTRW Kabupaten Parigi moutong (Parimo) Provinsi Sulawesi tengah (Sulteng).

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Penataan Ruang Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR)Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) kepada gemasulawesi.com, Rabu, 20 Maret 2019.

“Mitigasi bencana yang dimaksud antara lain penanganan dan pencegahan terhadap bencana di Kabupaten Parimo,” ujarnya.

Baca juga: DPUPRP Gelar Rakoor Revisi RTRW Parimo

Mitigasi dan adaptasi bencana tersebut kata dia, satu dari lima aspek yang diperlukan dalam penyempurnaan susunan revisi RTRW Kabupaten Parimo.

Dia melanjutkan, mitigasi bencana perlu dimasukkan agar pemerintah dan masyarakat adaptif terhadap bencana, berkaca dari gempa Padagimo silam.

“Aspek lain yang tidak kalah penting yaitu mengakomodir kebijakan pembangunan di Kabupaten Parimo,” ungkapnya.

Terkait revisi lanjut dia, Pemda Parimo perlu mengupayakan ruang terbuka hijau sebanyak 30 persen dari luas lahan di Kabupaten Parimo.

Sebagai daerah pertanian tambah dia, dalam dokumen tersebut perlu diatur mengenai penyiapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

“Keseluruhan hal tersebut semestinya digambarkan dalam RTRW Kabupaten Parimo 20 tahun kedepan, mitigasi jangan sampai terlewatkan,” tutupnya.

Baca juga: Pembangunan Tanpa RTRW dan RDTR Akan Dikenakan Denda

Laporan: Muhammad Rafii

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here