Hasil Uji Swab, Puluhan Tenaga Medis RSUD Anutapura Positif Covid 19

Hasil Uji Swab, Puluhan Tenaga Medis RSUD Anutapura Positif Covid 19
Foto: RSUD Anutapura Kota Palu.
Jangan Lupa Share

Berita kota palu, gemasulawesi– Puluhan tenaga medis yang bertugas di RSUD Anutapura Palu dinyatakan positif Covid 19 dari hasil uji swab test.

“Kasus Covid 19 Kota Palu terus melonjak. Bahkan, saat ini ada sebanyak 55 tenaga medis RSUD Anutapura positif Covid 19,” ungkap Plt Direktur RSUD Anutapura drg Hery Mulyadi, di Palu, Selasa 22 Desember 2020.

Ia mengatakan, saat ini angka kumulatif pasien Covid 19 di Kota Palu mencapai 845 kasus.

Akibat terpaparnya puluhan tenaga medis di RSUD Anutapura berdampak pada pelayanan medis terhadap pasien umum.

Bahkan, manajemen RSUD Anutapura Palu menutup sementara tiga ruang pelayanannya akibat pandemi covid 19.

Tiga ruangan yang ditutup sementara itu yakni ruangan bersalin, poli bedah, dan perawatan bedah, serta ruang pelayanan radiologi.

“Nakes terpapar covid 19 sudah terjadi sejak beberapa hari lalu,” tuturnya.

Penutupan dilakukan sejak 3 hari lalu. Keputusan itu diambil sebagai langkah memutus penularan lebih luas.

Ia mengatakan, awalnya tenaga medis yang terindikasi adalah 12 orang bidan. Pihaknya masih menunggu hasil uji swab test.

Tenaga Medis RSUD Anutapura Positif Covid 19, Manajemen Tutup Layanan Sementara

Sementara itu, Wakil Direktur RSUD Anutapura Palu bidang pelayanan, dr Muhamad Akbar mengungkapkan ruangan bersalin akan dibuka kembali 23 Desember 2020.

“Pelayanan radiologi diupayakan bisa kembali buka pada 22 Desember 2020. Atau setelah proses pelacakan kasus dan sterilisasi selesai dilakukan,” sebutnya.

Ia memastikan petugas yang terkonfirmasi positif sudah ditangani dengan perawatan isolasi baik di RS maupun isolasi mandiri.

Hingga kemarin, tim PPI (Penanggulangan Penyakit Infeksi) RSUD Anutapura masih melakukan pelacakan riwayat kontak dari petugas yang terpapar.

“Itu dilakukan untuk mengetahui asal sebaran virus covid 19,” jelasnya.

Akibat temuan kasus Covid 19 petugas RS itu sendiri. Penanganan pasien untuk tiga layanan itu terpaksa ditunda. Dan dialihkan ke rumah sakit lainnya.

Ia menambahkan, pelayanan untuk pasien emergency terpaksa kami alihkan ke RS lain.

“Sedangkan yang tidak darurat kami tunda sementara,” tutupnya.

Laporan: Ahmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post