2Banner GIF 2021

Ribuan Peserta Didik SMA Negeri 1 Parigi Telah Jalani Vaksinasi

Ribuan Peserta Didik SMA Negeri 1 Parigi Telah Jalani Vaksinasi
Foto: Ribuan Peserta Didik SMA Negeri 1 Parigi Telah Jalani Vaksinasi.

Gemasulawesi Tercatat sekitar 1000 peserta didik di SMA Negeri 1 Parigi, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah telah menjalani vaksinasi, guna mencegah penyebaran covid19 pada pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

“Kami sangat berterima kasih karena tidak susah lagi mencari tempat untuk vaksinasi peserta didik. Melalui vaksinasi massal pelajar Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Sulawesi Tengah,” ungkap Kepala Sekolah ABD. Muis saat ditemui di Parigi, Selasa 19 Oktober 2021.

Dia mengatakan, jumlah peserta didik di SMA Negeri 1 Parigi 1024 orang. Tercatat sebanyak 229 orang menjalani vaksinasi secara mandiri. Kemudian, 200 orang lebih mendapatkan suntikan vaksin melalui Puskesmas dan Polsek.

Baca juga: BIN Target 200 Ribu Pelajar di Parigi Moutong Ikut Vaksinasi

Olehnya, sudah sekitar 50 persen peserta didik SMA Negeri 1 Parigi telah melakukan vaksinasi. Kemudian, dari pihak BIN pun menawarkan melakukan sisanya 50 persen lagi.

Menurut dia, terdapat sekitar 10 persen orang tua menolak untuk dilakukannya vaksinasi terhadap anaknya.

Sehingga, diperkirakan sekitar 90 peserta didik akan selesai melakukan proses vaksinasi. Nantinya untuk yang menolak proses vaksinasi akan dilakukan pendekatan secara persuasif dan pemahaman agar supaya orang tua memberi izin untuk vaksinasi.

“Kami dari pihak sekolah juga tidak bisa memaksa, karena mereka punya hak untuk menolak vaksinasi ini,” tegasnya.

Jika nantinya persentasi peserta didik yang telah di vaksin mencapai 100%, PTM secara penuh akan segera dilaksanakan kembali.

Pihak sekolah juga berusaha untuk Herd Immunity agar nantinya tidak ada keraguan untuk melakukan segala kegiatan ataupun tatap muka di sekolah.

Dia menuturkan, metode yang dilakukan untuk pembelajaran terbatas saat ini, yaitu lakukan pembagian dua grup kelas, 50 persen kelas A dan 50 pesmrsen lagi kelas B.

 “Jadi, hari Senin itu masuk semua grup A dan hari Selasa masuk kelas B, dan begitu seterusnya baik itu kelas X, XII, dan XII, ” jelasnya.

Dalam proses pembelajaran terbatas, sebagian peserta didik antusias, dan ada juga yang tidak mengikuti proses pembelajaran, sebab belum diberikan izin oleh orang tuannya karena anaknya dalam keadaan sakit. Sehingga, proses pembelajaran dilakukan secara daring.

“Kami merasa lega dengan divaksinnya seluruh peserta didik sehingga nantinya pembelajaran tatap muka berjalan lancar,” ucapnya.

Diharapkan kedepan, usai vaksinasi tahap pertama ini, akan dilanjutkan dengan tahap kedua oleh BIN sekitar bulan November.

“Kami tinggal menunggu informasi dari BIN sebagai pelaksana vaksinasi massal pelajar,” pungkasnya.

Laporan: Yunus

Baca juga: Ribuan Lowongan CPNS 2019 Formasi Lulusan SMA Sederajat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post