Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Relawan Songulara Mositulungi Gandeng Apoteker Tangani Warga Isoman

Relawan Songulara Mositulungi Gandeng Apoteker Tangani Warga Isoman
Foto: Pemberian bantuan untuk warga jalani Isoman.

Gemasulawesi– Relawan Songulara Mositulungi Parigi Moutong, Sulawesi Tengah bekerjasama dengan tenaga apoteker setempat, untuk memudahkan akses warga menjalani Isolasi mandiri (Isoman), tentang penggunaan obat.

“Untuk sementara ini ada kita punya program kerjasama dengan Apoteker, yaitu Apoteker peduli nantinya melakukan konsultasi secara gratis tentang penggunaan obat,” ungkap Koordinator Relawan Songulara Mositulungi Parigi Moutong, Muhammadong, saat ditemui, Selasa 24 Agustus 2021.

Menurut dia, kebanyakan warga menjalani Isoman menggabungkan obat kimia, dengan obat herbal.

Baca juga: Puskesmas Pantau Pasien Isoman Positif Covid19 di Parigi Moutong

Sehingga, tidak ada efek samping ditimbulkan selama mengkonsumsi obat-obatan itu.

“Banyak hal-hal saya lihat terjadi, itu sebenarnya hanya sakit biasa menurut teman-teman medis saat melakukan uji coba. Tapi karena ketakutan melakukan tes rapid antigen, maka terjadi seperti itu, ” ujarnya.

Dia mengatakan, aksi Relawan Songulara Mositulungi itu dilakukan dengan tujuan memberikan edukasi kepada masyarakat, Covid19 bukan merupakan hal penyakit menakutkan, jika masyarakat menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) lebih ketat lagi.

Baca juga: Anleg Minta Kemudahan Rekomendasi Penerima Bansos di Parigi Moutong

Selain kerjasama dengan apoteker kata dia, pihaknya juga akan membentuk program tetangga jaga tetangga.

“Artinya, kita relawan ini tinggal menghubungkan dengan tetangga dekat warga Isoman. Sehingga, psikologi warga ini tidak terganggu, tidak merasa dijauhi,” ujarnya.

Baca juga: Tersisa 24 Tempat Tidur Pasien Covid19 di RSUD Anuntaloko Parigi

Tangani warga Isoman tidak terdaftar di Puskesmas

Sebab, ada sebagian orang menganggap terpapar Covid19 merupakan aib. Bahkan, sanksi terbesar kata dia, sanksi sosial terhadap orang menjalani Isoman.

Dia mengatakan, pihaknya hanya menangani warga Isoman tidak mendaftar di Puskesmas.

“Ada form saya sebarkan lewat aplikasi google chrome ke masyarakat untuk diisi. Sehingga ada sedikit keterbukaan dari mereka mengenai keluhannya, dan itu kita konsultasikan dengan tim medis,” jelasnya.

Baca juga: dr Agus: Kebijakan Gratis Rapid Tes untuk Kemudahan Perekonomian

Kemudian, untuk jumlah warga Isoman dalam penanganan relawan Songulara Mositulungi, ada sebanyak 16 orang.

“Jadi mereka ini langsung melaporkan kepada kami relawan, ada juga melalui teman-teman relawan lain memberikan informasi ke kami, itu tetap kami lakukan pendampingan,” kata dia.

Ia menambahkan, untuk mengoptimalkan apoteker peduli warga Isoman ini, pihaknya masih membutuhkan kurir relawan, untuk membantu mendistribusikan obat-obatan dan vitamin.

Baca juga: Gubernur Sulawesi Tengah Koordinasi Penanganan Covid19 di Desa

Laporan: Novita Ramadhani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post