Rekening Oknum Anggota Polri Briptu HSB di Blokir PPATK

waktu baca 2 menit
(Foto Istimewa)

Hukum, gemasulawesi – Rekening Oknum anggota Polri yang merupakan pemilik tambang emas ilegal di Kalimatan Utara (Kaltara), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah memblokir rekening milik Briptu HSB tersebut.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ivan Yustiayandana Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), telah diblokir rekening milik Briptu HSB yang merupakan anggota Polri yang menjadi pemilik tambang emas ilegal di Kalimantan Utara (Kaltara).

Tapi saat ini Kepala PPATK Ivan Yustiayandana tidak merinci berapa jumlah yang ada di rekening diblokir tersebut.

“Sudah ada pemblokiran rekening,” ucap Kepala PPATK Ivan Yustiayandana, Sabtu 21 Mei 2022.

Baca: Delapan Alat Berat Dikerahkan Normalisasi Sungai Pasca Banjir di Parigi

Ia juga menyampaikan, PPATK sudah lama melacak dan memantau aliran dana dari rekening Britu HSB.

Saat ini PPATK sudah blokir rekening Briptu HSB dan juga sedang menyelidiki ke mana aliran uang dari rekening Briptu HSB tersebut.

“Saat ini aliran uang dari rekening briptu HSB masih dalam penyelidikan,” jelas Kepala PPATK Ivan Yustiayandana.

Sementara itu, Briptu HSB ditangkap di Bandara Juwata, Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara) pada Rabu, 4 Mei 2022 siang.

Anggota Polairud Polda Kalimantan Utara Briptu HSB, diduga terlibat dalam penambangan emas ilegal di Desa Sekatak Buji, Kecamatan Sekatak, Kab. Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara).

Polisi telah mengamankan MI yang diduga sebagai koordinator tambang emas dari Briptu HSB.

Selain itu HSB, polisi telah menetapkan tersangka dan menangkap empat orang lainnya, yakni HR (mandor), MT (penjaga bak), BU dan IG sebagai sopir truk sewaan.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 158 jo Pasal 160 Undang-Undang (UU) Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan Undang-Undang Mineral dan Batubara Nomor 4 Tahun 2009. (*)

Baca: KPK Serahkan Barang Bukti Dan Dua Tersangka Kasus Dugaan Suap DID

Kunjungi Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.