Rekapitulasi Suara Pilkada 2020 Berlangsung Tiga Hari

Rekapitulasi Suara Pilkada 2020, Berlangsung Tiga Hari Rekap Suara KPU Parigi Moutong
Foto: Rekapitulasi Suara Pilkada Sulawesi Tengah 2020 di KPU Parigi Moutong, Selasa 15 Desember 2020.
Jangan Lupa Share

Berita parigi moutong, gemasulawesi– KPU Kabupaten Parigi Moutong memulai proses rekap suara tingkat kabupaten, Pilkada Sulawesi Tengah 2020.

“Sesuai jadwal KPU, tahapan rekap suara berlangsung selama tiga hari kedepan. Atau dimulai tanggal 15-17 Desember 2020. Dan selanjutnya rekapitulasi tingkat provinsi sebagai penentu pemenang Pilkada 2020,” ungkap KPU Parigi Moutong Sulfiana Dg Patanga, di Kantor KPU Parigi Moutong, Selasa 15 Desember 2020.

KPU Parigi Moutong akan merekap suara dari 902 TPS. Terdiri dari 48 TPS terpencil dan 37 TPS tersulit.

Baca juga: Sembilan Kecamatan di Parimo Rampungkan Rekap Suara

Pada Pilkada kali ini, jumlah pemilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Parigi Moutong sebanyak 294.069 orang. Terdiri dari 150.410 pemilih laki-laki dan 143.659 pemilih perempuan. Seluruhnya tersebar di 23 kecamatan dan 283 desa atau kelurahan.

“Dibandingkan Pemilu tahun lalu, terjadi penurunan jumlah DPT pada Pilkada 2020. Pada tahun 2019, DPT Parigi Moutong sebanyak 303.941 pemilih. Dengan jumlah DPT yang ada, diharapkan tingkat partisipasi pemilih bisa mencapai target 77,5 persen,” tuturnya.

Ia mengatakan, kesuksesan suatu pemilihan tidak terlepas dari dukungan dan partisipasi masyarakat.

Baca juga:Komisi Pemilihan Umum Parimo Gelar Rapat Pleno Rekap Suara

Tidak terkecuali keterlibatan para pihak. Yang turut serta membantu penyelenggara, memuluskan proses pesta demokrasi 9 Desember 2020. Hingga berjalan aman dan kondusif.

Meskipun di tengah pandemi Covid 19. Atas komitmen yang dibangun bersama, maka Pilkada serentak dapat berlangsung hikmat. Dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

“Proses rekapitulasi di KPU tetap mengacu pada protokol kesehatan. Paling tidak, memakai masker, mencuci tangan di air mengalir dan menjaga jarak,” tuturnya.

Baca juga: Pilkada 2020, DPT Sulteng Dua Juta Pemilih

Ketentuan ini kata dia, telah diatur di PKPU sebagai pedoman dalam melaksanakan setiap tahapan Pilkada.

Ia mengatakan, setelah melalui tahapan yang panjang mulai penghitungan suara tingkat TPS. Kemudian, berlanjut ke tingkat Panitia Penyelenggara Kecamatan (PPK).

“Kini, masuk rekapitulasi suara di tingkat kabupaten yang dilaksanakan secara terbuka,” tuturnya.

Baca juga:Pilgub Sulteng 2020, DPT Parimo Menyusut Ribuan Pemilih

Ia melanjutkan, tahapan ini wajib dilaksanakan penyelenggara. Sebagaimana telah diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) nomor 13 Tahun 2020. Tentang perubahan kedua PKPU nomor 6 Tahun 2020.

Tentang pelaksanaan pemilihan gubernur atau wakil gubernur. Bpati atau wakil bupati, dan atau wali kota atau wakil wali kota serentak. Dalam kondisi bencana non-alam Covid 19.

“Proses rekapitulasi menghadirkan PPK dan Panwaslu. Termasuk saksi dua pasangan calon beserta pimpinan Bawaslu tingkat kabupaten, untuk menyaksikan bersama proses penghitungan hingga selesai,” tutupnya.

Baca juga:Sekolah Tatap Muka di Kota Palu Mulai Pekan Depan

Laporan: Muhammad Rafii

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post