2Banner GIF 2021

Rehab Bendung dan Irigasi Gumbasa Tahap II Target Rampung 2023

Rehab Bendung dan Irigasi Gumbasa Tahap II Target Rampung 2023
Foto: Bendung dan Irigasi Gumbasa (Ditjen SDA, KemenPUPR).

Berita kota palu, gemasulawesi– Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III Palu, rehab bendung dan irigasi Gumbasa target rampung 2023.

“Saat ini sudah dalam tahapan proses lelang, agar segera dapat dimulai pelaksanaan pekerjaannya,” ungkap Direktur Irigasi dan Rawa Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Suparji, saat kunjungan ke lokasi Bendung Gumbasa, Minggu 30 Mei 2021.

Ia mengatakan, warga sudah sangat menunggu pemulihan bendung dan irigasi Gumbasa. Dari total 8180 ha, baru kembali berfungsi seluas 1070 ha.

Rehabilitasi bendung dan irigasi Gumbasa tahap I, untuk areal pertanian seluas 1070 hektar (ha) yang rusak akibat gempa berkekuatan 7,4 skala Richter yang terjadi pada 28 September 2018 lalu.

“Saat ini tengah dipersiapkan pekerjaan rehabilitasi tahap II untuk areal pertanian seluas 7110 ha,” sebutnya.

Baca juga: Satu ASN Meninggal Terpapar Covid 19 di Poso

Sementara itu, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, irigasi di kawasan hulu Gumbasa untuk mengairi lahan pertanian subur menjadi prioritas. Untuk difungsikan kembali setelah bencana gempa.

Kemudian, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III Kementerian PUPR Taufik mengatakan, untuk rehabilitasi bendung dan irigasi Gumbasa tahap II, pekerjaan dibagi menjadi lima paket.

Baca juga: BKKBN Sulteng Harap Layanan KB di Parimo Meningkat

Paket pertama adalah rehabilitasi bendung pada tubuh bendung, pembuatan groundsill, rehabilitasi tanggul banjir dan landscape.

“Untuk paket pertama tahap dua diperkirakan estimasi biaya sebesar Rp 51,2 miliar. Saat ini masih proses lelang pekerjaan konstruksi,” sebut Taufik.

Baca juga: Total 100 Ha Program Peremajaan Kelapa di Parimo

Bendung dan irigasi Gumbasa terletak di area lembah Palu. Memanjang dari kaki hulu sungai, mengalir hingga Sungai Kawatuna di Kota Palu.

Secara administratif, DI Gumbasa melayani lima Kecamatan yang berada di Kabupaten Sigi dan Kota Palu. Yaitu Kecamatan Gumbasa, Tanambulaya, Dolo, Sigi Biromaru dan Palu Selatan, yang memiliki luas irigasi potensial 8180 ha.

Baca juga: Rehab Empat Daerah Irigasi di Parimo Makan Anggaran 4,6 Miliar Rupiah

Baca juga: Mobil Truk Bermuatan Tabung Oksigen Masuk Jurang Kebun Kopi

Laporan: Rafiq

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post