Realisasi Zakat di Parigi Moutong Tahun 2021 Capai Rp1,6 Milyar

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Mubin Abidin Ketua Baznas Parigi moutong. (Foto/Istimewa)

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi.com – Realisasi pengumpulan dana zakat, sedekah dan Infak tahun 2021 oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Parigi Moutong, mencapai 1,6 milyar rupiah, melampaui target yang ditetapkan Rp1,2 milyar.

Ketua Baznas Parigi Moutong, Mubin Abidin mengatakan, dana tersebut dikumpulkan untuk kepentingan umat muslim yang tidak mampu.

“Dana tersebut bersumber dari Umat Islam di Parigi Moutong, sepenuhnya akan digunakan untuk kepentingan umat khususnya yang tidak mampu,” terang Mubin Senin, 14 Maret 2022.

Baca: Modus Minta Sedekah, Pria Makassar Diringkus Polisi

Ia menjelaskan, pihaknya sebagai lembaga pemerintah nonstruktural bersifat mandiri bertanggung jawab mengelola dan menyalurkan zakat, infak dan sedekah secara transparan untuk kesejahteraan masyarakat dari berbagai aspek.

Menurutnya, sejak terbentuknya Baznas Kabupaten Parigi Moutong, zakat masih didominasi kelompok Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal itu kata dia terjadi karena dukungan pemerintah daerah yang tertuang dalam Peraturan bupati (Perbup) nomor 38 tahun 2011 tentang pengelolaan Zakat, Infak dan sedekah.

“Alhamdulillah, realisasi zakat Parigi moutong bisa melebihi dari target yang seharusnya, Kontribusi Pemerintah daerah yang tetap konsisten dalam pengelolaan zakat, infak dan sedekah sangat berpengaruh dalam hal ini,” terangnya.

Baca: Dekan FUAD IAIN Palu: Sedekah Tingkatkan Imunitas Tubuh

Lanjut dia, edukasi dan sosialisasi terkait zakat kepada masyarakat maupun pihak swasta hingga saat ini masih terus dilakukan oleh pihak Baznas. Mengingat, pentingnya Zakat yang merupakan salah satu kewajiban umat Islam.

Dalam Islam telah ditetapkan, seorang muslim yang memiliki kemampuan atau kelebihan wajib mengeluarkan zakat sebesar 2,5 persen dari penghasilan.

“Masih banyak warga lalai terhadap zakat. Sehingga sosialisasi dan edukasi masih di pandang perlu untuk dilaksanakan, agar umat lebih terbuka melaksanakan kewajiban itu,” ucap Abidin.

Baca: Ini Target Penerimaan Zakat Sulawesi Barat Tahun 2019

Lebih lanjut dijelaskannya, zakat adalah bagian dari upaya intervensi dalam membantu pemerintah guna pengentasan kemiskinan agar kemaslahatan umat terwujud seutuhnya.

Berdasarkan catatan Baznas setempat, potensi zakat Parigi Moutong diproyeksikan dapat terkumpul kurang lebih Rp40 miliar pertahun bila kesadaran itu tumbuh di tengah umat.

“Dengan sejumlah pihak terkait zakat sedang diupayakan pembayarannya kedepan melalui Baznas, harapannya pada tahun 2022 kami bisa mencapai target pengumpulan zakat, infak dan sedekah senilai Rp1,7 milyar,” tuturnya.

Ia berharap, melalui zakat, infak dan sedekah umat muslim bisa berkontribusi besar dalam mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Parigi Moutong. (dn)

Baca: Baznas Majene Akan Salurkan Zakat Kepada Lansia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.