Realisasi Penerimaan Pajak Sulawesi Tenggara Capai 56,2 Persen

waktu baca 2 menit
Ilustrasi Gambar

Berita Sulawesi Tenggara, gemasulawesi – Realisasi penerimaan pajak di Provinsi Sulawesi Tenggara, mencapai Rp1,56 triliun dari target Rp 2,77 triliun atau setara dengan 56,2 persen.

Hal itu diungkapkan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kendari yang mencatat penerimaan pajak pada semester I tahun 2022 di wilayah Sulawesi Tenggara.

“Per 30 Juni realisasi penerimaan pajak Sulawesi Tenggara sebesar Rp 1,5 triliun atau 56,2% dari target penerimaan 2022 dengan pertumbuhan 43,52%,” ucap Muhammad Yusrie Abas Kepala KPP Pratama Kendari, Jumat 22 Juli 2022.

Ia mengatakan, penerimaan negara dari sektor pajak pada semester I terdiri dari pajak penghasilan atau PPh non migas sebesar Rp 930,86 miliar dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar Rp 587,88 miliar. Selain itu, Pajak Penjualan Barang Mewah (PPNBM) sebesar Rp428 miliar, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar Rp19,25 miliar dan pajak lainnya sebesar Rp 23,7 miliar.

Baca: Puluhan Napi Anak di Sulawesi Tenggara Dapat Remisi

Yusrie mengatakan pendapatan terbesar berasal dari lima sektor. Ini termasuk pertambangan dan penggalian, perdagangan besar dan eceran juga reparasi dan perawatan mobil, administrasi pemerintahan dan jaminan sosial, konstruksi dan industri pengolahan.

“Jadi lima sektor ini merupakan sumber penerimaan pajak terbesar di Sulawesi Tenggara,” ia menambahkan bahwa kinerja Kantor Pajak Kendari menunjukkan peningkatan setiap bulannya seiring dengan pemulihan ekonomi saat ini. (*/Ikh)

Baca: Rekonstruksi Jembatan Palu IV Ditargetkan Rampung 2024

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.