Razia Penghuni Kost Digelar Pemerintah Kecamatan Parigi

0
272
Razia penghuni kost di Kecamatan Parigi, Parimo (Foto: Aqil)

Parimo, gemasulawesi.com- Razia penghuni kost-kostan digelar Pemerintah Kecamatan Parigi, Kabupaten Parimo, Provinsi Sulteng, pada Bulan Ramadhan Tahun 2019.

Hal ini disampaikan Kasi Trantib Kecamatan Parigi, Ulfa, kepada gemasulawesi.com, beberapa waktu lalu, di salah satu lokasi razia kost-kostan, Kecamatan Parigi.

“Razia penghuni kost-kostan ada berdasarkan laporan dari masyarakat ke Pihak setempat,” ungkapnya.

Diduga, kost-kostan dijadikan tempat kumpul para penzina, narkoba dan lain-lain hingga membuat masyarakat resah.

Terbukti, sebanyak sepuluh pasangan penghuni kost yang kedapatan, tidak mempunyai tanda pengenal.

Termasuk, sebagian pasangan yang dijaring oleh petugas gabungan, diduga melakukan zinah.

“Lima wilayah yang dirazia meliputi Kelurahan Masigi, Kampal, Bantaya, Maesa, Dan Loji,” jelasnya.

Razia melibatkan berbagai petugas gabungan pemerintah kecamatan, kelurahan, Satpol PP, kepolisian dan TNI.

Sejumlah pasangan yang terkena Razia, digiring ke kantor desa setempat untuk diberi keterangan lebih jelas.

Sebagian pasangan tidak bisa menunjukkan surat nikah, bahkan, ikut pula diamankan 106 botol miras dan senjata tajam.

“Sisanya, memiliki KTP luar daerah, tapi tidak sesuai dengan domisilinya sekarang,” jelasnya.

Kegiatan ini diharapkan membuat penghuni kost-kostan lebih tertib, di mana harus melapor ke pihak RT dan RW tentang keberadaan usaha kost-kostannya.

Ia menambahkan, kedepan pemilik kost-kostan juga harus mematuhi ketentuan yang ada, diantaranya mendata penghuninya dan memilik izin.

“Razia ini digelar selama lima hari, di tempat berbeda dalam wilayah Kecamatan Parigi,” tutupnya.

Baca juga: Pemda Parimo Lambat Antisipasi Kelangkaan LPG Tiga Kg

Laporan: Aqil Azizi

Tinggalkan Balasan