Minggu, Mei 16, 2021
BerandaSulawesi TengahBMKG: Waspadai Daerah Rawan Longsor di Sulteng

BMKG: Waspadai Daerah Rawan Longsor di Sulteng

- Advertisement -spot_img

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Kelas II Palu, Sulawesi Tengah, memberikan peringatan untuk mewaspadai daerah rawan longsor di Sulteng.

“Sejumlah daerah rawan longsor di Sulteng mesti mendapat perhatian, terutama saat intensitas hujan yang sangat tinggi dalam sepekan kedepan,” ungkap Prakirawan cuaca BMKG Kelas II Palu, Moh Fathan, di Kota Palu, Senin 25 Januari 2021.

Ia mengatakan, daerah rawan longsor di Sulteng yang harus diwaspadai itu seperti Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala, Poso, Morowali Utara dan juga Banggai.

Saat ini kata dia, sudah mulai memasuki musim hujan. Pada masa peralihan ini potensi-potensi pertumbuhan awan hujan lebih tinggi dari biasanya.

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Sulawesi Tengah 21 Desember 2020

“Untuk wilayah Sulteng berpotensi hujan disertai dengan petir dan angin kencang, yang biasa terjadi dari siang hingga malam hari. Jadi, diharap waspada terkait potensi cuaca buruk yang bisa menyebabkan bencana seperti banjir dan longsor,” tuturnya,

Selain rawan longsor di Sulteng, BMKG Kelas II Palu menyebut curah hujan di Kota Palu akan terjadi lagi bahkan lebih tinggi. Pada bulan Mei hingga Juni 2021, dan kemudian terjadi lagi akhir tahun.

BMKG Kelas II Palu menghimbau untuk lebih hati-hati terkait potensi cuaca buruk yang selama sepekan kedepan. Terutama kepada warga yang bermukim di wilayah langganan banjir, untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Tingkatkan kewaspadaan saat beraktivitas diluar ataupun saat beristirahat di rumah. Dan untuk selalu memperhatikan cuaca dan alam-alam sekitar. Serta selalu mamantau info-info dari BMKG Kelas II Palu, khususnya daerah rawan longsor di Sulteng,” tuturnya.

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca BMKG di Sulawesi Tengah

Waspada Cuaca Ekstrem di Puncak Musim Hujan

Sesuai prediksi BMKG yang disampaikan sejak Oktober 2020 yang lalu, puncak Musim Hujan akan terjadi di bulan Januari dan Februari 2021.

Saat ini di bulan Januari 2021 memang tercatat sebagian besar Wilayah Indonesia, yaitu 93% dari 342 Zona Musim telah memasuki musim hujan.

Untuk itu, BMKG Kelas II Palu terus meminta kepada nasyatakat dan seluruh pihak untuk tetap terus mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang cenderung meningkat. Dan berpotensi berdampak pada bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang atau daerah rawan longsor di Sulteng.

Baca juga: Zona Hijau dan Kuning di Sulteng Bisa Belajar Tatap Muka

Laporan: Muhammad Rafii

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

Must Read

- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.