Ratusan Peserta Ujian CAT CPNS Parigi Moutong Tidak Lulus

1072
Ratusan Peserta Ujian CAT CPNS Parigi Moutong Tidak Lulus
Ahmad Saiful, Kaban BKPSDM Parimo.

Parigi moutong, gemasulawesi.com Ratusan peserta ujian CAT CPNS Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) dipastikan tidak lulus.

“Total keseluruhannya, 343 peserta. Mulai dari peserta yang gagal ikut ujian hingga yang tidak memenuhi passing grade standar dari BKN,” ungkap Kepala BKPSDM Parigi Moutong, Ahmad Saiful di sela-sela kesibukannya, Minggu 1 Maret 2020.

Berdasarkan data Panselda lanjut dia, peserta yang tidak lolos pada ujian seleksi CAT CPNS kebanyakan berasal dari luwuk, toli-toli dan Parigi Moutong. Rata-rata tidak memenuhi passing grade standar yang telah ditetapkan BKN yaitu perolehan nilai 272.

Ia mengatakan, nilai tertinggi diraih salah satu peserta dari formasi guru matematika, dengan raihan 419 passing grade tertinggi.

Sementara itu, Sekretaris daerah (Sekda) Parigi Moutong, H Ardi Kadir menuturkan tidak boleh ada peserta yang mendapatkan nilai rendah pada masing-masing bidang ujian SKD.

“Dalam satu kuota dalam SMP satu parigi misalnya, total pelamar sebanyak 200 orang yang lolos passing grade. Namun, akan terpangkas setelah BKN mengeluarkan rangking hasil ujian,” jelasnya.

Ia melanjutkan, BKN yang menentukan berdasarkan rangking passing grade. Setelah ada rekon dengan Panselda dalam waktu dekat.

Sebelumnya, sebanyak 5316 peserta ikuti ujian CAT CPNS Parigi Moutong selama beberapa hari. Rinciannya, 200 formasi terdiri dari tenaga pendidik sebanyak 139, tenaga kesehatan 38, tenaga teknis 18, dan penyuluh pertanian lima formasi.

Apabila dihitung presentase peluang lulus hanya 3,7 persen saja yang akan diterima dari 5316 peserta.

Pada saat registrasi peserta sesi pertama, beberapa peserta terpaksa ditolak masuk. Karena keterlambatan waktu dan yang kedua karena syarat administrasinya tidak dipenuhi.

“Ada yang tidak membawa KTP. Itu adalah ranah Panselnas. Kita sebagai Panselda tidak bisa mengintervensi kebijakan, SOP yang sudah ditetapkan Panselnas,” jelasnya.

Pihaknya menepis adanya kecurangan yang terjadi di pelaksanaan ujian CPNS itu, panselda tidak dibolehkan berada di ruangan selama pelaksanaan ujian. Ruangan ujian steril, setelah selesai akan kembali disegel. Kemudian servernya juga disegel.

“Pelaksanaan dibagi per sesi sebanyak 300 peserta. Hari ini ada empat sesi, sebanyak 1200 orang. Hari kedua dan hari ketiga ada 1500,” tutupnya.

Baca juga: Seleksi CPNS Parigi Moutong Dijamin Tanpa KKN

Laporan: Muhammad Rafii

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.