Ratusan Hewan Ternak di Sulawesi Selatan Terpapar Wabah PMK

waktu baca 2 menit
Petugas cek kesehatan hewan ternak (Ilustrasi Gambar)

Berita Sulawesi Selatan, gemasulawesi – Ratusan hewan ternak di Sulawesi Selatan, terpapar wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) hingga 13 Juli 2022 berdasarkan laporan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Sulawesi Selatan.

Kepala DPKH Sulawesi Selatan Nurlina Saking di Makassar pada Kamis 14 Juli 2022 mengatakan, kasus PMK tersebar luas di enam kabupaten/kota, yaitu Kabupaten Tana Toraja 28 ekor ternak, Toraja Utara 110 ekor ternak, Bone 22 ekor, Bantaeng 10 ekor, Jeneponto dua ekor dan Makassar dengan satu kasus ditemukan.

Nurlina menjelaskan, meski sudah terjadi kasus PMK di berbagai kabupaten/kota, kasus PMK di Sulawesi Selatan belum bisa disebut wabah.

“Untuk istilah KLB (Kejadian Luar Biasa) kita belum kenal. Saat ini Sulawesi Selatan belum dinyatakan sebagai wabah PMK, namun zona merah,” ucap Nurlina kepada jurnalis.

Baca: Kedapatan Bawa Sabu, Oknum ASN Gorontalo Ditangkap Polisi

Nurlina mengatakan, untuk mencegah penyebaran lebih lanjut, Pemprov Sulawesi Selatan telah melakukan berbagai upaya penanganan, antara lain pembentukan satgas PMK dan surat edaran dari Gubernur Sulawesi Selatan untuk penutupan wilayah.

lalu lintas hewan ternak diperketat, penutupan wilayah (lockdown), melakukan desinfeksi dan pemberian obat-obatan kepada ternak, pemotongan ternak bersyarat dan pemberian vaksin.

“Kami juga melakukan pelatihan investigasi, epidemiologi penyakit dan vaksinasi, serta pemetaan wilayah yang akan divaksinasi,” ujarnya. (*/Ikh)

Baca: Kedapatan Bawa Sabu, Oknum ASN Gorontalo Ditangkap Polisi

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.