Minggu, Mei 16, 2021
BerandaPalu18 Taruna IPDN Bawa Rapid Tes Palsu ke Bandara Sulawesi Tengah

18 Taruna IPDN Bawa Rapid Tes Palsu ke Bandara Sulawesi Tengah

- Advertisement -spot_img

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Petugas pos pemeriksaan mendapati 18 Taruna IPDN bawa rapid tes palsu ke Bandara Palu Sulawesi Tengah.

“Menurut laporan, ada dokumen rapid tes antigen yang diduga palsu,” ungkap Kapolsek Palu Selatan, AKP Dade Abdullah, di Kota Palu, Kamis 11 Februari 2021.

Semula, 18 Taruna IPDN itu akan berangkat dari Bandara Palu tujuan Jakarta menggunakan pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID-7585.

Namun, akhirnya gagal karena petugas keamanan Pos Bandara Palu Sulawesi Tengah, mengetahui mereka membawa surat rapid tes palsu.

“Kejadian itu diketahui hari ini, sekitar pukul 07.00 Wita,” terangnya.

Baca juga: Pelaku Pemalsuan Produk Madu Kota Palu Terancam Pidana Lima

Nampaknya, 18 Taruna IPDN yang akan terbang dari Bandara Palu Sulawesi Tengah ke Jakarta itu, diduga menjadi korban praktek surat rapid tes palsu.

Ia mengatakan, dalam surat rapid antigen yang diduga palsu itu, tercantum dari Klinik Agung yang dibuat terduga pelaku berinisial FS.

“Setelah Klinik Agung dikonfirmasi, ternyata mereka mengakui tidak pernah mengeluarkan surat rapid antigen itu,” terangnya.

Dari keterangan itu, Kapolsek Palu Selatan bersama dengan Pospol Bandara, Satuan Intel Polres Palu dan Direktorat Intel Polda Sulteng, langsung mendatangi kediaman FS, terduga pelaku pembuat surat rapid antigen palsu.

FS terduga pembuat surat rapid tes palsu itu, beralamat di Jalan Basuki Rahmat, Kota Palu. Lokasi kediaman pelaku didapatkan dari penelusuran kepada korban dan orangtua Taruna IPDN yang mengantar ke Bandara Palu Sulawesi Tengah.

“Kami dapat informasi alamat terduga pelaku, sehingga saya minta diantarkan ke kediaman pelaku,” sebutnya.

Setelah bertemu dengan terduga pelaku FS sekitar pukul 08.30 Wita, aparat langsung membawanya ke Polsek Palu Selatan.

“Setelah di kantor, saya berupaya meminimalisir kerugian yang diderita para korban. Dan pelaku beritikad baik mengganti kerugian dari biaya tiket,” jelasnya.

Bahkan, pelaku pembuat surat rapid tes palsu, sudah membeli tiket pengganti untuk Taruna IPDN. Besok, terduga pelaku akan mendampingi cek in ke Bandara Palu Sulawesi Tengah.

Sementara proses hukum terkait pemalsuan dokumen rapid test antigen itu, akan tetap berlanjut.

“Saat ini terduga pelaku, sudah dilimpahkan ke Polres Palu untuk tindaklanjuti dari kasus itu,” tutupnya.

Baca juga: Bangun Bandar Udara Butuh SK Penlok Menhub

Laporan: Muhammad Rafii

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

Must Read

- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.