Puluhan Warga Parigi Moutong Terpapar Varian Omicron Jalani Isoman

waktu baca 2 menit

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi.com- Puluhan warga Kabupaten Parigi Moutong terpapar covid-19 varian omicron menjalani isolasi mandiri.

Juru bicara Satgas covid-19 Parigi Moutong, Irwan yang dihubungi di Parigi, Sabtu, 19 Februari 2022 mengatakan, walaupun tingkat penyebaran varian omicron cepat, tapi tingkat resikonya tidak separah varian delta.

Ia mengatakan, berdasarkan data yang dirilis pusat data dan informasi Pemprov Sulteng pada Jumat, 18 Februari 2022, jumlah warga terkonfirmasi positif sebanyak 29 kasus.

Baca: Satgas Khawatir Penyebaran Covid19 Varian Delta Masuk Parigi Moutong

“Tingkat resiko penularan tinggi dapat terjadi jika virus terpapar pada pasien yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid tinggi,” terangnya.

Lanjut dia, untuk itu warga dihimbau untuk tetap mempedomani protokol kesehatan menerapkan 5M (memakai masker, mencuci tangan, pakai sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas).

Ia menjelaskan, Kementerian kesehatan telah memprediksi puncak covid-19 akan terjadi pada bulan Maret, Pemda Parigi moutong sudah mempersiapkan diri jika terjadi lonjakan kasus terkonfirmasi positif.

Baca: Amerika Serikat Siap Hadapi Covid 19 Varian Delta

“Kesiapan kita antara lain, menyediakan rumah sakit daerah yang akan dijadikan rujukan bagi perawatan pasien dengan resiko tinggi,” tuturnya.

Selain itu Pemda Parigi moutong juga telah menyiapkan ruang isolasi bagi pasien covid-19 di RSUD Anuntaloko Parigi sebanyak 19 ruangan.

Namun demikian, Pemda juga tetap akan melakukan upaya pencegahan dan penanganan dengan memperketat giat penelusuran maupun pemantauan menggunakan pola 3T (testing, tracking dan treatmen).

“Semua tenaga kesehatan di masing-masing puskesmas akan dilibatkan, demikian juga petugas treaser di tingkat kelurahan maupun desa,” urainya. (dn/fan)

Baca: Profesor Oxford: Orang Divaksin 25 Kali Lebih Kecil Terkena Varian Delta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.