Puluhan Siswa SD Parigi Moutong Aksi Bersih Pantai dan Tanam Bibit Mangrove

  • Whatsapp
Puluhan Siswa SD Parigi Moutong Aksi Bersih Pantai dan Tanam Bibit Mangrove
Aksi tanam mangrove dan bersih pantai SD Mertasari Parigi Moutong.

Parigi moutong, gemasulawesi.com Puluhan siswa Sekolah Dasar atau SD Inpres Mertasari Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) turut serta dalam kegiatan aksi bersih pantai dan penanaman 1000 bibit mangrove.

“Rasa peduli terhadap lingkungan khususnya pesisir pantai sangat perlu diberikan sejak dini,” ungkap Ardi salah seorang pemerhati mangrove di Kabupaten Parigi Moutong, di lokasi penanaman mangrove Desa Mertasari, Jumat 21 Februari 2020.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, dengan aksi itu rasa cinta dan peduli terhadap lingkungan akan tertanam kepada anak hingga mereka tumbuh dewasa.

Apalagi, sangat jarang terlihat anak-anak khususnya siswa SD Parigi Moutong dilibatkan dalam kegiatan penanaman mangrove hingga memungut sampah.

“Saya juga kaget saat melihat siswa-siswa SD itu ketika memungut sampah sebelum kegiatan penanaman bibit mangrove dimulai. Bahkan, aksi pungut sampah itu hanya dilakukan para siswa SD dan dua orang gurunya,” tuturnya yang ikut membantu para siswa SD ketika memungut sampah.

Baca juga: DPUPRP Parigi Moutong Hanya Miliki Lima Kantor Pengamat Irigasi

Menurutnya, aksi bersih pantai tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga ekosistem laut. Apalagi sampai turut serta dalam aksi penanaman bibit mangrove.

Pasalnya, pentingnya menanam bibit mangrove itu, juga perlu dikampanyekan hingga ke siswa SD. Dengan begitu, informasi seputar pentingnya menanam bibit mangrove akan tersebar.

Tidak hanya dikalangan teman-teman mereka saja. Justru akan tersebar hingga ke masyarakat luas.

“Sampai di rumah, para siswa SD itu pasti akan bercerita kepada orang tua dan teman-teman mereka. Otomatis, cerita itu akan diceritakan lagi kepada yang lain. Jika seperti itu, pasti informasi akan menyebar luas,” terangnya.

Ia menambahkan, sejak masuknya program Sustainable Coastal Livelihoods and Management (SUSCLAM) sekitar 2012 lalu, siswa SD menjadi salah satu sasaran kampanye mangrove.

“Saat itu, sudah ada beberapa sekolah yang memasukan pelajaran mangrove dalam muatan lokal siswa SD. Program SUSCLAM waktu ditangani oleh LSM Yasalu,” terangnya.

Diketahui, aksi bersih pantai itu dilakukan sesaat sebelum dilaksanakan penanaman bibit mangrove yang diselenggarakan Polres Parigi Moutong.

Baca juga: Polres Parigi Moutong Tanam 1000 Bibit Mangrove

Laporan: Rhoy L

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.