Beranda PARIGI MOUTONG Puluhan Ribu KK Terancam Dinonaktifkan, Apa penyebabnya?

Puluhan Ribu KK Terancam Dinonaktifkan, Apa penyebabnya?

Parimo, gemasulawesi.comPuluhan ribu Kartu Keluarga (KK) di Kabupaten Parigi moutong (Parimo) terancam dinonaktifkan. Alasan penonaktifan KK diakibatkan masih banyak Kepala keluarga yang belum melakukan perekaman.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Ir Lewis kepada gemasulawesi.com beberapa waktu lalu mengaku hal tersebut berdasarkan arahan Kementerian.

“Berdasarkan data base kami. Awalnya, kurang lebih tiga puluh ribu KK  yang kepala keluarganya belum melakukan perekaman,” ungkapnya.

Namun, setelah melakukan pelayanan keliling pihak Dukcapil Parimo telah berhasil melakukan perbaikan terhadap kurang lebih sepuluh ribu KK.

Ia menghimbau, warga untuk datang melakukan perekaman, khususnya kepala keluarga. Dijelaskannya, walaupun semua anggota keluarga dalam KK telah melakukan perekaman jika kepala keluarga belum, KK akan tetap dinon aktifkan.

“Memang aneh, ada puluhan ribu KK yang kepala keluarganya belum melakukan perekaman, tapi anggota keluarganya sudah,” jelasnya.

Hingga saat ini pihak Dukcapil, terus fokus membenahi administrasi kependudukan warga Parimo.

Selain itu, pihaknya juga melakukan percepatan pelayanan dengan tidak lagi mensyaratkan surat keterangan dari desa atau kelurahan untuk pengurusan perbaikan dokumen kependudukan.

Surat keterangan dari wilayah setempat dibutuhkan jika pengurusan dokumen kependudukan baru.

“Jika ada yang ingin memperbaiki dokumen kependudukannya disilahkan langsung saja ke Dukcapil. Akan langsung mendapatkan pelayanan. Tidak perlu lagi mengurus surat keterangan,” katanya.

Ia berharap, dengan cara itu mengurangi pergerakan calo-calo pengurusan dokumen kependudukan yang memungut biaya cukup besar kepada warga.

Laporan: Muhammad Irfan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Kalah Laga Debut, Fans Barca Minta Valverde Dipecat

Jakarta, gemasulawesi.com- Kalah laga debut La Liga 2019-2020, fans tim Barcelona mengkritik penampilan Barcelona bahkan meminta Pelatih The Catalan dipecat. Usai kalah laga debut versus...

Tambah Masa Tanggap Darurat Banjir Tinombo, Ini Agenda BPBD

Parimo, gemasulawesi.com- Tambah masa tanggap darurat banjir Kecamatan Tinombo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi moutong (Parimo) akan melakukan beberapa agenda kerja. Diketahui, sudah...

Terapkan Aturan Baru MA, Pelanggar Lalu Lintas Tak Perlu Datang Sidang

Parimo, gemasulawesi.com- Terapkan aturan baru Mahkamah Agung (MA), Pengadilan Negeri Parigi Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) melonggarkan prosedur sidang pelanggaran lalu lintas. Hal tersebut diungkapkan Humas...

900 Nelayan Mamuju Dapatkan Asuransi

Mamuju, gemasulawesi.com- 900 nelayan mendapatkan asuransi nelayan dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulbar. Nelayan penerima asuransi merupakan kelompok nelayan yang tersebar...

Janggal, Masih Ada Desa Belum Cairkan Anggaran APBDes Tahap Dua

Parimo, gemasulawesi.com- Janggal, hingga memasuki pekan kedua Agustus 2019, puluhan desa di Kabupaten Parigi moutong (Parimo) masih belum realisasikan pencairan anggaran APBDes tahap dua. Ditemui...