Puluhan Calon Kepsek Ikuti Diklat Peningkatan Skill Manajerial

Diklat In Learning I Disdikbud Parimo

148
Puluhan Calon Kepsek Ikuti Diklat Peningkatan Skill Manajerial
Diklat In Learning I Parimo (Foto: Rafii)

Parimo, gemasulawesi.comPuluhan calon Kepsek Parigi moutong (Parimo) ikuti Pendidikan dan pelatihan (Diklat) peningkatan skill manajerial sekolah.

“Totalnya, sebanyak 66 calon Kepsek Parigi Moutong akan mengikuti Diklat In Learning I,” ungkap Kepala bidang (Kabid) GTK Disdikbud Parimo, di sela-sela kegiatan, Senin, 4 November 2019.

Ia melanjutkan, kegiatan diklat dimulai pada Senin hingga Minggu, 4-10 November 2019, bertempat di Hotel Anutapura Parigi.

Kegiatan Diklat In Learning I kata dia, merupakan kerjasama antara Disdikbud Parimo, Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LP2KS) Solo dan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sulawesi tengah (Sulteng).

Baca juga: 200 Formasi CPNS 2019, Parigi Moutong Alokasi Terbanyak Sulteng

Ia menuturkan, kegiatan Diklat In Learning I merupakan lanjutan dari kegiatan seleksi secara substansi Calon Kepala sekolah (Kepsek) pada 3 Oktober 2019. Peserta yang telah lulus seleksi itulah yang bisa mengikuti Diklat.

“Materi diklat lebih kepada memberikan edukasi terkait tugas Kepsek sebagai manajerial sekolah. Tugas Kepsek sebagai fungsi pengatur pengelolaan satuan pendidikan,” jelasnya.

Diklat seperti ini lanjut dia lebih dikenal dengan istilah In-On. Jelasnya, materi yang didapatkan dari Diklat In Learning I akan diaplikasikan langsung kedalam praktek pembelajaran di sekolah masing-masing.

Setelah diaplikasikan langsung ke dalam praktek pembelajaran di sekolah, kemudian hasilnya akan dilaporkan kembali pada Diklat In Learning II.

Sementara itu, Wakil Bupati Parimo, Badrun Nggai berharap pada calon Kepsek dapat meningkatkan mutu kualitas pendidikan di Parimo dimulai dari sekolahnya masing-masing.

Baca juga: KIP Sulawesi Tengah Sebut Penggunaan APBD dan APBN Wajib Publikasi

“Dengan kualitas Kepsek yang mumpuni tentunya akan lebih mampu mengelola satuan pendidikan, terkhusus pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS),” tuturnya.

Walaupun tugas sebagai Kepsek cukup berat kata dia, namun tetap senantiasa dijalankan. Sebabnya, profesi guru ataupun Kepsek adalah panggilan mulia untuk memajukan peradaban terutama sekolah ataupun satuan pendidikan di Parimo.

Ia melanjutkan, Diklat In Learning I adalah wadah bagi seorang insan pendidikan untuk menjadi pemimpin yang baik. Bisa bertindak sebagai administrator, supervisor, inovator dan sekaligus motivator.

“Program kegiatan kerjasama tiga lembaga ini adalah upaya untuk memberikan solusi peningkatan kemampuan manajerial dan mampu menjadi titik tolak peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Parimo,” tutupnya.

Baca juga: Ribuan Lowongan CPNS 2019 Formasi Lulusan SMA Sederajat

Laporan: Muhammad Rafii

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.