PTM Dilaksanakan, Sekolah di Sigi Terapkan Prokes Ketat

waktu baca 2 menit
Bupati Sigi Mohamad Irawan

Berita Sulawesi Tengah, gemasulawesi – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) akan dilaksanakan dalam rangka pembelajaran tahun akademik 2022/2023, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi di Sulawesi Tengah menyatakan di semua satuan Pendidikan akan di selenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan terapkan protokol kesehatan (Prokes) ketat.

Anwar, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sigi, Senin 18 Juli mengatakan, satuan Pendidikan harus terapkan standar prokes ketat dengan menyiapkan alat pengukur suhu tubuh, masker dan sarana mencuci tangan di lingkungan sekolah guna mencegah penularan Covid-19.

Ia mengatakan, saat ini satuan pendidikan mulai menyelenggarakan pembelajaran untuk tahun ajaran 2022/2023 yang sedang dalam proses teknis pelaksanaan secara tatap muka.

“Tidak ada surat edaran, bahkan dari pemerintah daerah, juga tidak ada surat edaran tentang ini,” katanya.

Baca: Wanita Seludupkan Sabu Saat Jenguk di Lapas Takalar Dibekuk

Namun, kata dia, vaksinasi booster, khususnya bagi tenaga Pendidikan dan kependidikan akan terus digalakkan di seluruh satuan pendidikan yang menjadi kewenangan Pemkab Sigi.

Ia mengatakan, agar program pemerintah sukses, kami mendorong para pendidik dan tenaga kependidikan untuk berpartisipasi dalam vaksinasi ketiga atau booster vaksinasi ini.

Terkait hal itu, Bupati Sigi Mohamad Irwan mengakui belum ada perintah dari pemerintah pusat terkait vaksinasi bagi peserta didik.

“Sekarang ada kelonggaran untuk belajar secara tatap muka langsung, kami masih menunggu arahan dari pemerintah pusat,” ucap Bupati Sigi Mohamad Irawan.

Ia menyebutkan instruksi yang ada adalah untuk para pelaku perjalanan, baik melalui laut atau udara, untuk mengikuti vaksin dosis ketiga.

Ia mengatakan, kita masih punya stok vaksin, masih banyak. Jika mereka diinstruksikan untuk melakukan vaksin booster, maka kami akan tindaklanjuti.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah merilis hasil vaksinasi pada Mei 2022, jumlah orang yang menerima vaksin dosis pertama sebanyak 1.923.316 jiwa atau 90,05 persen dari target 2.135.907 jiwa.

Orang yang mendapat dosis vaksin kedua sebanyak 1.272.742 jiwa atau 59,59 persen, sedangkan dosis ketiga booster sebanyak 161.699 jiwa atau 7,57 persen. (*/Ikh)

Baca: Sulawesi Tengah Budidaya Padi Ladang Jaga Ketahanan Pangan

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.