Banner Disperindag 2021 (1365x260)

PT IMIP Salurkan Bantuan Oksigen Kedua ke Sulawesi Tengah

PT IMIP Salurkan Bantuan Oksigen Kedua ke Sulawesi Tengah
Foto: Illustrasi Bantuan Oksigen.

Gemasulawesi– PT IMIP salurkan bantuan oksigen kedua ke Sulawesi Tengah. Bantuan ISO Tank Oksigen berkapasitas 30 Ton, Minggu 22 Agustus 2021.

“Saya atas nama masyarakat mengucapkan terima kasih atas bantuannya. Kepada Kepala DPMDPTSP sudah menghubungkan kami. Sehingga terus dapat memberikan dukungan bantuan untuk penanganan covid19,” ungkap Gubernur Sulawesi Tengah H Rusdy Mastura, pada kesempatan itu.

Dia berharap, PT IMIP salurkan bantuan oksigen secara terus menerus. Karena kondisi kasus covid19 masih meningkat saat ini. Dipastikan, Sulawesi Tengah masih membutuhkan oksigen dalam penanganan pasien.

Baca juga: IMIP Bantu 40 Ton Oksigen Medis ke Kota Palu

Menurut dia, kebutuhan oksigen bukan hanya menjadi kebutuhan di Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala dan Parigi Moutong. Tetapi, menjadi kebutuhan di sejumlah daerah lainnya, seperti di Tojo Una-Una (Touna) dan Poso.

“Pasokan oksigen terus terbatas, terjadi pada distributor oksigen,” sebutnya.

Makanya, pihaknya meminta dukungan, bukan hanya PT IMIP salurkan bantuan oksigen saja. Namun, perusahaan lainnya dapat ikut berkontribusi.

“Saya sudah laporkan kepada Menteri Perekonomian dalam rapat koordinas penanganan covid19, hari Sabtu, 21 Agustus 2021 kemarin,” ucapnya.

Baca juga: Gubernur Sulawesi Tengah Minta Tata Kelola Ketersediaan Oksigen Dibenahi

Gubernur minta rumah sakit perbaiki manajemen tata kelola oksigen 

Pada kesempatan PT IMIP salurkan bantuan oksigen kedua ke Sulawesi Tengah, Gubernur juga meminta seluruh direktur rumah sakit agar meningkatkan manajemen tata kelola oksigen.

“Kalau tabung oksigen sudah kosong segera diisi di Aneka Gas Palu, saya sudah meminta pelayanan Aneka Gas Palu beroperasi 24 jam,” ujarnya.

Baca juga: Kasus Kematian Covid19 Indonesia Menurun 1030 Kasus

Dia berharap, agar tidak terjadi kelalaian dalam tata kelola oksigen, kerena akan menyebabkan pasien gagal untuk bertahan hidup.

“Kebutuhan akan oksigen pada perawatan Covid19 merupakan hal yang vital, untuk tingkatkan tata kelolanya,” pintahnya.

Pada Kesempatan itu Gubernur Sulawesi Tengah didampingi, Plt. staf ahli Bidang Pemerintahan dan Kesra, Dr. Rohani Mastura, M.Si, Kepala Dinas Penanam Modal dan PTSP Dr. Sandra Tobondo, MT, Kadis Kesehatan dr. I Komang Adi Sujendra, Tenaga Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan, Antar Lembaga dan HAM, Ridha Saleh, Tenaga Ahli Bidang Ekonomian dan Investasi Rony Tunusaputra. (***)

Baca juga: Gubernur: Perusahaan Tambang Harus Bantu Rakyat Sulawesi Tengah 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post