Sabtu, Juni 19, 2021
Jangan Lupa Share

Pria di Morowali Modus Curi Handphone untuk Video Call Cabul

Must read

Jangan Lupa Share

Berita morowali, gemasulawesi– Pria asal Morowali, Sulawesi Tengah, modus curi handphone untuk berbuat tidak senonoh.

“Modusnya, menghubungi nomor kontak khusus wanita dalam handphone hasil curiannya. Lalu memperlihatkan alat vitalnya via video call,” ungkap Kapolsek Bungku Tengah, Morowali, AKP Ahmad, Jumat 2 April 2021.

Ia mengatakan, aksi AB pelaku Modus curi handphone untuk video call cabul di Morowali, Sulawesi Tengah, segera diketahui kepolisian.

Setelah salah satu korban kehilangan handphonenya melaporkan kejadian itu ke Polsek Bungku Tengah.

“Pria berinisial AB (29) berasal dari Dusun Sosial, Desa Bahomante, Kecamatan Bungku Tengah, Morowali,” tuturnya.

Baca juga: Distributor Parimo Pasarkan 200 Ton Beras Via Tol Laut

Menurutnya, kasus Modus curi handphone untuk video call cabul di Morowali, Sulawesi Tengah, tidak biasa. Dan ini baru pertama kali terjadi di Morowali, Sulawesi Tengah.

Dari hasil penyelidikan kasus Modus curi handphone untuk video call kata dia, pelaku sudah tiga kali mencuri telepon genggam.

Ia menjelaskan, pemilik handphone itu sudah terkonfirmasi. Masing-masing berada di wilayah tidak jauh dari desa pelaku. Yaitu Desa Lanona, Bahomoleo dan Bahoruru.

“Pelaku kini ditahan sementara di Polsek Bungku Tengah untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” kata Ahmad.

Dari pengembangan kasus, pelaku itu adalah residivis kasus pemerkosaan tahun 2008. Korban tidak tanggung-tanggung yakni seorang ibu yang baru saja melahirkan.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 363 ayat (1) ke 3 e dan ke 5 e KUHP Pidana Junto Pasal 64 KUHP.

Diketahui, Pasal 363 ayat (1) KUHP atau tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

Diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun yaitu pencurian ternak, pencurian pada waktu ada kebakaran, letusan, banjir gempa bumi, atau gempa laut, gunung meletus, kapal karam, kapal terdampar, kecelakaan kereta api, huru-hara, pemberontakan atau bahaya perang.

Kemudian, pencurian di waktu malam dalam sebuah rumah atau pekarangan tertutup yang ada rumahnya, yang dilakukan oleh orang yang ada di situ tidak diketahui atau tidak dikehendaki oleh yang berhak.

Kemudian, pencurian yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu.

Terakhir, pencurian yang untuk masuk ke tempat melakukan kejahatan, atau untuk sampai pada barang yang diambil, dilakukan dengan merusak, memotong atau memanjat, atau dengan memakai anak kunci palsu, perintah palsu atau pakaian jabatan palsu.

Pelaku Modus curi handphone untuk video call diancam pidana dua tahun sembilan bulan.

Baca juga: Polisi Banggai Tangkap Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur

Laporan: Ahmad

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article