Pria Asal Sinjai, Ditangkap Polisi Usai Menganiaya Istrinya Dengan Badik

waktu baca 2 menit
(Ilustrasi)

Hukum, gemasulawesi – Pria asal Sinjai, Sulawesi Selatan, bernama Sakir (31) ditangkap polisi usai menganiaya istrinya dengan mengunakan senjata tajam jenis badik.

Kanit Resmob Polda Sulawesi Selatan Kompol Dharma Negara mengatakan bahwa pria asal sinjai bernama Sakir melakukan penganiayaan itu lantaran istrinya bernama Nisya tak menuruti kemauan Sakir untuk yang coba mengajak rujuk Kembali.

“Jadi alasannya pelaku menganiaya karena ditolak untuk balikan korban. Karena hubungan mereka awalnya yang telah renggang,” ucap Dharma dalam keterangannya, pada hari Sabtu 04 Juni 2022.

Ia juga menjelaskan, tindakan penganiayaan Sakir dilakukan pada hari Rabu 01 Juni 2022 lalu. Saat itu, Sakir datang kepada ayah mertuanya dengan tujuan untuk membujuk istrinya agar rujuk kembali dengan dia.

Baca: Mekanik Asal Konawe Utara Tewas Saat Hendak Las Tangki Mobil

Hal itu dilakukan Sakir karena hubungan rumah tangga mereka tegang dalam beberapa hari terakhir dan istrinya memilih untuk untuk pisah ranjang.

Namun sayang, ketika Sakir hendak mencoba membujuknya istrinya Nisya menolak ajakan tersebut. Sakir, mendengar penolakan istrinya, tiba-tiba menjadi emosional dan menikam leher istrinya dengan badik.

Usai kejadian, Dharma mengatakan, kelompoknya kemudian mendapat laporan dan melakukan penyelidikan untuk mengetahui pelaku saat itu berada di tempat persembunyiannya di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

“Jadi kami mendapat laporan dari Polsek Sinjai, dan kami ikut dalam penyelidikan untuk mengetahui keberadaan pelaku, karena dia kabur dan buron, setelah penyelidikan, akhirnya kami berhasil menemukannya dia ditemukan di tempat persembunyiannya di Jalan Burung Burung, Patalassang, Gowa, Sulawesi Selatan, pada hari Jumat 03 Juni 2022 kemarin,” ucapnya.

Kepada polisi, penyerang telah menganiaya istrinya dengan menusuk badik di leher. Dia melakukannya terpancing emosi karena ajakannya untuk kembali bersama ditolak.

Kanit Resmob Polda Sulawesi Selatan, Kompol Dharma Negara mengatakan saat ini pelaku telah mengakui perbuatannya dan kami serahkan ke Polsek Sinjai untuk diproses. Sedangkan istrinya saat ini sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit, kondisinya kritis masih belum sadar atau koma. (*)

Baca: 23 Orang Jadi Korban Kasus Penipuan Kredit Rumah di Palopo

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.