Terbakar Cemburu, Pria Aniaya Istri Sirih di Banggai

Terbakar Cemburu, Pria Aniaya Istri Sirih di Banggai
Foto: Polisi Tangkap Pria Aniaya Istri Sirih di Banggai, Sulteng.
Jangan Lupa Share

Berita banggai, gemasulawesi– Karena terbakar kecemburuan, pria aniaya istri sirih di Banggai, Sulawesi Tengah.

“Seorang pria berinisial AK (30) asal Kelurahan Lamo melakukan penganiayaan,” ungkap Kapolsek Batui Iptu IK. Yoga Widata, di Banggai, Sulawesi Tengah, Selasa 16 Februari 2021.

Kasus pria aniaya istri sirih itu terjadi Senin malam 15 Februari 2021, di Kelurahan Lamo, Banggai, Sulawesi Tengah.

Ia mengatakan, pelaku dan korban adalah pasangan suami istri yang menikah siri ataupun tidak tercatat di KUA.

Baca juga: Pria di Sigi Meregang Nyawa Ditangan Adik Ipar

“Kami mengetahui kejadian ini, setelah ada laporan dari warga,” tuturnya.

Dari informasi itu, personil Polsek Batui, langsung menuju lokasi kejadian untuk mengamankan pelaku kasus pria aniaya istri sirih di Banggai, Sulawesi Tengah.

Personil kepolisian sempat tidak menemukan pelaku di rumahnya. Karena, sudah berada di rumah keluarganya di Kelurahan Tolando, Kecamatan Batui, Banggai, Sulawesi Tengah.

“Pelaku langsung kami amankan dan bawa ke Mapolsek Batui,” sebutnya.

Baca juga: Dua Warga Balinggi Parimo Positif Virus Corona

Dari hasil interogasi, penganiayaan itu terjadi juga akibat salah paham antar keduanya. Atas kejadian itu, korban kasus pria aniaya istri sirih tidak menuntut untuk dilanjutkan ke jalur hukum.

Dalam Pasal 351 KUHP menyebutkan mengenai hukuman yang diberikan pada tindak pidana penganiyaan yaitu, diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

Kemudian, jika perbuatan mengakibatkan luka-luka berat, yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun.

Baca juga: Polisi Bekuk Pria Sedang Transaksi Narkoba di Banggai

Berikutnya, jika mengakibatkan mati diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun.

Menurut yurisprudensi, penganiayaan yaitu sengaja menyebabkan perasaan tidak enak (penderitaan), rasa sakit atau luka.

Dalam kasus pria aniaya istri sirih di Banggai, Sulawesi Tengah, korban meminta pelaku diberikan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya.

Baca juga: Hukuman Mati Menanti Pelaku Penganiayaan Berat di Sienjo

Baca juga: Parimo Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Sausu

Laporan: Rahmat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post