Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Presiden Harap Indonesia Bisa Ekspor Porang Bentuk Olahan

Presiden Harap Indonesia Bisa Ekspor Porang Bentuk Olahan
Foto: Illustrasi Ekspor Porang Bentuk Olahan.

Gemasulawesi- Presiden Jokowi instruksikan Kementrian Pertanian untuk serius menggarap porang baik dari hulu maupun hilir. Diharapkan, Indonesia bisa ekspor porang bentuk olahan bukan mentahan. Sehingga nilai produk meningkat.

“Kita harapkan kita tidak akan mengekspor porang dalam bentuk mentahan tapi seperti yang kita lihat tadi di sini ini sudah setengah jadi ini bisa menjadi tepung dan InsyaAllah tahun depan sudah menjadi barang jadi itu menjadi beras porang,” tegas Presiden Jokowi dalam keterangan persnya usai meninjau pengolahan porang di Madiun, Kamis 19 Agustus 2021.

Dia mengatakan, porang dapat menjadi alternatif sumber karbohidrat pengganti beras sebagai pangan pokok. Sehingga, ia berharap Indonesia bisa ekspor porang bentuk olahan.

Baca juga: Kementan Alokasikan 25 Hektare Budi Daya Porang di Parimo

Upaya agar Indonesia bisa ekspor porang bentuk olahan, juga sejalan dengan program diversifikasi pangan sedang didorong pemerintah.

“Kita tahu porang ini akan menjadi makanan masa depan karena low calorie, low carbo dan juga rendah kadar gula hingga saya kira ini akan menjadi makanan sehat di masa depan. Ini juga bisa menjadi pengganti beras yang lebih sehat karena kadar gulanya sangat rendah,” ucapnya.

Baca juga: Petani di Sulsel Berhaji Hasil Penjualan Komoditas Porang dan Walet

Peningkatan nilai tambah porang 

Diharapkan kedepan peningkatan daya saing porang dan turunannya mampu didorong lebih maju. Sehingga, memberikan nilai tambah, menyerap tenaga kerja dan mensejahterakan petani. Tujuan kedepannya, agar Indonesia bisa ekspor porang bentuk olahan.

“Hari ini saya datang Kabupaten Madiun untuk melihat pabrik pengolahan porang PT Asian Prima Konjac menurut saya dari pengolahan ada dari PT Asia Prima ini memberikan nilai tambah yang baik utamanya kepada petani,” kata dia.

Dia menilai pengembangan porang memiliki nilai sangat besar dan pasar masih terbuka lebar untuk digarap dalam negeri melihat tingginya permintaan porang dipasar ekspor.

Porang pun dapat diolah menjadi berbagai macam produk turunan diantaranya berupa beras, mie, kwetiau, bakso, sosis, es krim dan lainnya. 

“Saya tadi menanyakan porang per hektare bisa menghasilkan berapa ton, disampaikan 1 hektar bisa menghasilkan 15 sampai 20 ton. Kemudian hasilnya per musim tanam yakni di musim tanam pertama itu bisa sampai 40 juta dalam kurun 8 bulan,” terang Jokowi. (***)

Baca juga: Porang Komoditi Ekspor Indonesia Diminati Pasar Eropa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post