Postingan Meme Anies Mengenakan Pakaian Adat Papua Beredar Luas

waktu baca 2 menit
(Foto Istimewa)

Nasional, gemasulawesi – Postingan Meme Anies Baswedan Mengenakan Pakaian Adat Dani Papua beredar luas di media sosial, meme ini pertama kali diunggah oleh politikus PDI Perjuangan (PDIP) Ruhut Sitompul dan dapat tanggapan dari Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.

Ahmad Riza Patria Wakil Gubernur DKI Jakarta mengatakan, beredar postingan meme Anies Baswedan yang diunggah oleh Ruhut Sitompul politikus partai yang berlogo banteng itu menurutnya, perbedaan pilihan tidak boleh membuat pihak lawan saling tidak menghargai.

“Mari kita hindari penggunaan media sosial untuk kepentingan tertentu yang tidak sesuai dengan aturan dan ketentuan. Mari kita untuk saling menghormati dan kita jaga semua,” Ucap Ahmad Riza kepada jurnalis, Jumat 13 Mei 2022.

Menurut Ahmad Riza, sebagai negara demokrasi, perbedaan pilihan adalah suatu hal yang wajar tentunya. Selain itu, Jakarta sebagai daerah yang heterogen merupakan rumah bagi berbagai perbedaan suku, agama, dan politik.

Ia juga mengatakan, kami ingin mengajak semua orang, kita akan membuat Jakarta lebih baik, lebih aman dan lebih kondusif lagi. Semua perbedaan dalam pilihan itu hak.

“Dari memilih partai untuk pemilihan presiden dan pemilihan kepala daerah hingga memilih kepala desa, itu adalah hak semua warga negara. Tapi yang terpenting kita juga harus
mengerti dan percaya bahwa kita semua adalah satu keluarga besar,” Ucap Ahmad Riza Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mencoba menelusuri foto Gubernur DKI Anies Baswedan dengan pakaian adat Papua yang beredar di media sosial.

Foto Anies saat mengunakan busana adat Dani, Papua beredar luas di media sosial setelah diunggah politisi partai yang berlogo banteng Ruhut Sitompul pada Kamis 11 Mei 2022.

Baca: Tahun 2022, Jamaah Haji Sulawesi Tengah Hanya Berangkat Dua Kloter

“Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) saat ini sedang melakukan penelusuran untuk keakuratan foto tersebut. Kami akan tindak lanjuti hal itu sesuai dengan peraturan yang berlaku,” kata Dedy Permadi, Juru Bicara Komunikasi dan Informatika.

Ruhut dilaporkan ke polisi dan dituduh melanggar UU ITE terkait SARA. Ia dilaporkan oleh Panglima Komando Revolusioner Patriotik (Kopatrev) Petrodes Mega MS Keliduan atau Mega di Polda Metro Jaya pada Rabu 11 Mei 2022.

Ruhut Sitompul diyakini telah menimbulkan kebencian antar suku, ras dan golongan dari postingannya itu. (*)

Baca: Pasien Diduga Terkena Hepatitis Akut Misterius Bertambah 18 Pasien

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.