Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Positif Narkoba, Lima Anleg DPRD Labura Diamankan Polisi

Positif Narkoba, Lima Anleg DPRD Labura Diamankan Polisi
Foto: Illustrasi Oknum Anleg DPRD tertangkap Polisi karena Narkoba.

Gemasulawesi- Lima Anleg DPRD Labura, Sumatera Utara, diamankan polisi karena positif narkoba. Kelimanya diamankan saat berada dalam ruang karaoke di salah hotel di Asahan, Sabtu 7 Agustus 2021, dini hari.

“Ditindak lanjuti, ditemukan barang bukti pecahan-pecahan ekstasi,” kata Kasat Narkoba Polres Asahan AKP Nasri, Sabtu, 7 Agustus 2021.

Nasri menyebut, lima Anleg DPRD Labura, yakni berinisial KZ, AB, KP, Gk, dan PG. Saat diamankan, pihaknya menemukan sisa pecahan ektasi dalam ruangan karaoke itu.

Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Bayi di Sumut

Lima Anleg DPRD Labura itu diamankan bersama dengan 12 orang lainnya, dan akan akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Positif konsumsi narkotika saat dilakukan tes urine, kata Nasri, lima Anleg DPRD Labura itu positif mengonsumsi narkotika jenis ekstasi.  Mereka, hanya sebagai pengguna atau mengonsumsi.

“Peran cuma pengguna saja. Kelimanya positif melalui tes urine,” ujarnya.

Baca juga: Empat Anleg DPRD Parigi Moutong Tidak Hadiri Reses Dapil Satu Desa

Anleg Labura tidak dalam keadaan bertugas

Sementara itu, Ketua DPRD Labura Indra Surya Bakti mengatakan, kelima anggotanya itu berkunjung ke Asahan sedang tidak dalam keadaan bertugas.

“Tidak dalam tugas,” kata Indra, usai menjenguk anggotanya di Polres Asahan, Sabtu kemarin.

Untuk kasus lima anggotanya itu, ia menyerahkannya semua ke pihak Kepolisian Resor Asahan.

“Kalau kami menyerahkan seluruhnya ke penyidik Polres Asahan. Apa sanksi diberikan kami menghormatinya,” ungkapnya.

Namun pihak PPP menegaskan, akan memberhentikan kadernya diamankan bersama empat anggota DPRD Labura, Sumatera Utara lainnya terkait narkoba.

“PPP akan menjatuhkan sanksi kepada yang bersangkutan yakni diberhentikan dari PPP,” kata Ketua DPP PPP Achmad Baidowi dalam keterangan tertulis, Minggu, 8 Agustus 2021.

Proses pergantian antarwaktu (PAW) anggota itu juga akan diproses sambil menunggu prosedur kelembagaan DPRD Labura. Dia menekankan, partainya tidak main-main dengan isu terkait narkoba.

Menurut dia, PPP sangat menyesalkan kejadian itu. Ia mengatakan, anggota Dewan seharusnya menjadi teladan bagi masyarakat.

“Seharusnya anggoya DPRD memberikan contoh kepada masyarakat di tengah PPKM harusnya berdiam diri di rumah, bukan malah bersenang-senang dan melanggar,” pungkasnya. (***)

Baca juga: Anleg DPRD Parigi Moutong Jarang Berkantor, BK Surati Fraksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post