Bertambah, Satu Pasien Positif Corona Asal Kota Palu Sulteng

  • Whatsapp
Bertambah, Satu Pasien Positif Corona Asal Kota Palu Sulteng
Bertambah, Satu Pasien Positif Corona Asal Kota Palu (Foto: Pusdatina Sulteng)

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Perkembangan data pandemi virus corona Sulteng terbaru, bertambah satu pasien terkonfirmasi positif asal Kota Palu.

Dengan penambahan satu pasien terkonfirmasi positif virus corona dari Kota Palu, maka hingga saat ini jumlah kasus positif virus corona di Sulteng adalah 245 orang.

Bacaan Lainnya

Data Pusdatina Sulteng 2 September 2020, jumlah kasus pasien sembuh virus corona di Sulteng berjumlah 220 orang. Dan yang sementara dalam perawatan medis berjumlah 14 pasien.

Rilis terbaru Pusdatina Sulteng, lima daerah di Sulteng masih nihil kasus virus corona.

Lima daerah nihil kasus virus corona adalah Kabupaten Sigi, Poso, Tolitoli, Banggai laut dan Morowali.

Tersisa delapan kabupaten lagi yang masih tercatat masih memiliki pasien positif virus corona yang masih dalam perawatan. Yaitu, Kabupaten Banggai, Donggala, Banggai Kepulauan, Kota Palu, Morowali Utara, Touna, Parigi Moutong dan Buol.

Namun, menurut data Pusdatina Sulteng tercatat 13 kabupaten memiliki kasus terkonfirmasi positif virus corona sebagai berikut, 59 kasus dari Kota Palu (52 sembuh, 5 meninggal), lima dari Kabupaten Sigi (5 sembuh), 18 dari Poso (18 sembuh).

Selanjutnya, 18 positif virus corona dari Tolitoli (18 sembuh), 31 dari Banggai (27 sembuh, 1 meninggal), 14 dari Morowali (12 sembuh, 2 meninggal), delapan dari Kabupaten Parigi Moutong (lima sembuh), delapan dari Kabupaten Donggala (lima sembuh) dan 17 dari Morowali Utara (16 sembuh, 1 meninggal).

Kemudian, kasus terkonfirmasi positif virus corona terbanyak dari Kabupaten Buol dengan 60 kasus (sembuh 57).

Dan paling sedikit adalah satu kasus dari Touna, empat kasus positif virus corona dari Banggai Kepulauan (tiga sembuh) dan dua dari Banggai Laut (dua sembuh).

Sementara itu, update perkembangan virus corona di Indonesia tanggal 2 September 2020, pukul 16.00 WIB. Kasus konfirmasi 180.646, kasus sembuh 129.971, kasus meninggal 7.616 dan suspek 81.757 orang.

Untuk istilah pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona saat ini dikenal kembali dengan istilah kasus suspek. Seseorang yang memiliki salah satu dari kriteria berikut:

Pertama, orang dengan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) DAN pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara atau wilayah Indonesia yang melaporkan transmisi lokal virus corona.

Berikutnya, orang dengan salah satu gejala atau tanda ISPA DAN pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi atau probable virus corona.

Selanjutnya, orang dengan ISPA berat atau pneumonia berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit DAN tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.

Laporan: Muhammad Rafii

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.