Porang Komoditi Ekspor Indonesia Diminati Pasar Eropa

waktu baca 2 menit
Foto: Komoditas Porang

Berita nasional, gemasulawesi– Seluruh komoditas berpotensi dipasarkan ke luar negeri, termasuk Porang komoditi ekspor Indonesia kini diminati pasar Eropa.

“Negara-negara menerima suplai ekspor utama porang seperti China, Vietnam, hingga Jepang. Selain negara kawasan Asia, Eropa juga menjadi salah satu negara tujuan ekspor porang,” ungkap Tenaga Ahli satu  Free Trade Agreement (FTA) Semarang Pulung Widhi Hananto, dalam keterangannya, Sabtu 3 Juli 2021.

Biasanya porang komoditi ekspor Indonesia, diekspor dalam bentuk chip atau produk setengah jadi, nantinya di negara penerima akan diolah menjadi bahan dasar pangan, kosmetik hingga industri.

Dari data Badan Karantina Pertanian (Barantan) semester I-2021, porang komoditi ekspor Indonesia sudah ekspor mencapai angka 14,8 ribu ton.

Baca juga: Kementan Alokasikan 25 Hektare Budi Daya Porang di Parigi Moutong

Angka ini melampaui jumlah ekspor semester I/ 2019 (yoy) dengan jumlah 5,7 ribu ton. Peningkatan ini menunjukkan adanya permintaan ekspor sebanyak 160%.

“Tidak ada komoditas yang tidak potensial karena semua hampir diminati di pasar,” sebutnya.

Baca juga: Polisi Bekuk Pelaku Curanmor di Pantoloan, Kota Palu

Dalam acara pelatihan Tematik Ekspor CPNE Kabupaten Kendal, Jawa Tengah secara virtual, Pulung mencontohkan porang komoditi ekspor Indonesia, pada awalnya tidak berorientasi ekspor atau punya standar ekspor, namun sekarang benar-benar dicari menjadi primadona.

Bahkan, tiga minggu lalu Kemendag juga memberikan keputusan kebijakan untuk pengaturan porang komoditi ekspor Indonesia.

Baca juga: Banggai Siapkan RS Darurat Jika Kasus Covid 19 Membludak

Pelaku usaha didorong untuk selalu melakukan riset pasar apakah di negara tujuan ekspor ada permintaan yang cukup tinggi.

“Persiapkan skema pendanaan, termasuk mencari informasi ke lembaga-lembaga keuangan yang dapat memberikan dukungan ekspor.

Baca juga: Disdikbud: Guru Penggerak Parigi Moutong Bisa Jadi Inspirasi

Meskipun pandemi covid 19 masih terjadi di berbagai negara, termasuk di Indonesia. Namun masih ada kesempatan untuk pelaku usaha yang memiliki produk unggulan dan ingin menembus pasar ekspor.

Ia menambahkan eksportir ingin menembus pasar ekspor harus memahami komoditas apa saja yang berpotensi dikirim ke luar negeri. (**)

Baca juga: Longsor, Jalur Trans Sulawesi Tengah Palu-Kulawi Terputus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.