Polres Parigi Moutong Tangkap Pelaku Pembunuhan Gadis Dolago

waktu baca 2 menit
Gelar perkara pembunuhan- Kapolres Parimo AKBP Zulham Efendi Lubis didampingi Waka Polres Parimo KOMPOL I Ketut Tadius dan Kabag Ops Polres Parimo KOMPOL F.Tarigan melaksanakan gelar perkara kasus pembunuhan

Parigi moutong, gemasulawesi.comPolres Parimo menangkap pelaku pembunuhan seorang gadis di Desa Dolago Kecamatan Parigi Kabupaten Parigi Moutong.

“Reskrim Polres Parimo dan Reskrim Polsek Parigi yang dalam tempo kurang dari 24 jam berhasil menangkap pelaku,” ungkap Kapolres Parimo, AKBP Zulham Efendi Lubis di Mako Polres Parimo, Sabtu, 28 Desember 2019.

Kasus pembunuhan gadis Dolago Parigi Moutong bernomor laporan Polisi: LP-B/146/XII/RES.1.6/2019/Sulteng/Res-Parimo/Sek.Parigi, tanggal 27 Desember 2019. Kejadian pada hari Jumat 27 Desember 2019, sekitar 04.30 WITA di rumah gadis korban Desa Dolago Kecamatan Parigi.

Pelaku berinisial SJL (Sofyan J Lagaramusu alias Pian), berumur 16 tahun. Pelaku yang berpendidikan terakhir SMA kelas satu, beralamat di Desa Dolago Kecamatan Parigi Kabupaten Parimo.

Sementara itu korban adalah adik ipar pelaku berinisial FR (Ferawati alias Fera), berumur 14 tahun dan masih mengenyam pendidikan kelas satu SMA.

“Motif pembunuhan adalah korban menolak diajak bersetubuh. Sehingga, pelaku sakit hati,” jelasnya.

Ia menjelaskan, kronologinya sebagai berikut: pada hari Jumat 27 Desember 2019 sekitar pukul 04.00 WITA, tersangka mendekati korban yang sedang tidur di kamar. Pelaku mengajak untuk bersetubuh, namun korban menolak sambil menyelimuti dirinya dengan selimut.

Tersangka kemudian naik pitam dan mengambil senjata tajam berupa parang dari dapur. Lalu menghampiri korban yang masih tertidur terlentang terbungkus selimut. Sekitar pukul 04.30 WITA tersangka membuka selimut korban dan langsung menusuk leher korban.

Korban sempat berteriak, namun tersangka menyumpal mulut korban dengan selimut hingga korban lemas dan tidak berteriak lagi. Kemudian, tersangka membalikkan badan badan korban ke posisi tengkurap.

“Tersangka sempat membuang senjata tajam yang dipakai menghabisi korban di kaki korban dan mencuci tangannya di dapur untuk menghilangkan jejak,” terangnya.

Setelah upaya menghilangkan jejak, tersangka kembali masuk ke kamarnya dan berbaring disamping istrinya.

Korban Fera masih sempat berteriak meminta tolong hingga membangunkan ibundanya. Korban akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Anuntaloko Parigi namun tidak sempat tertolong lagi dan dinyatakan meninggal dunia.

Polres Parigi Moutong berhasil mengamankan bukti sebuah bilah parang, sebuah celana pelaku, sebuah selimut korban dan sebuah baju korban.

“Pelaku disangkakan pasal 80 ayat 3 UU nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah pengganti UU no 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU no 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dan pasal 33 KUHP,” tegasnya.

Kegiatan gelar perkara dipimpin Kapolres Parimo AKBP Zulham Efendi Lubis didampingi Waka Polres Parimo KOMPOL I Ketut Tadius dan Kabag Ops Polres Parimo KOMPOL F.Tarigan. Kegiatan juga dihadiri Para Pejabat Utama Polres Parimo, Para Perwira, Para Personil Polres Parimo.

Baca juga: Kapolres Parigi Moutong Cek Kesiapan Pengamanan Tahun Baru 2020

Laporan: Muhammad Rafii

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.