Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Baru Kebakaran Lapas Tangerang

waktu baca 2 menit
Foto: Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Baru Kebakaran Lapas Tangerang.

Gemasulawesi– Tiga orang ditetapkan menjadi tersangka baru dalam kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Banten. Tiga tersangka itu terdiri dari satu orang narapidana dan dua orang pegawai Lapas Tangerang.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Jakarta, Rabu 29 September 2021, penetapan tersangka kebakaran lapas Tangerang ini hasil gelar perkara penyidik hari Selasa.

Ketiga tersangka, katanya, dijerat Pasal 188 KUH Pidana juncto Pasal 55 dan Pasal 56 tentang kealpaan yang menimbulkan kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tangerang.

Baca juga: Ratusan Warga Binaan Lapas Parigi Jalani Vaksinasi Covid19

Yusri menerangkan, identitas tersangkanya adalah JMN, seorang narapidana, pegawai berinisial PBB dan pejabat bagian umum berinisial FS.

JMN ditetapkan sebagai tersangka karena dia orang yang memasang instalasi listrik ilegal di Lapas itu.

Sedangkan PBB adalah pegawai yang memberi izin kepada JMN memasang instalasi listrik. 

“FS ini atasan langsung dari saudara PBB, jabatannya dia sebagai bagian umum,” ujar Yusri. 

Kebakaran yang diduga, karena korsleting listrik terjadi di Lapas Kelas 1 Tangerang Blok C2 pada Rabu, 8 September 2021 sekitar pukul 01.45. Petugas Damkar membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk memadamkan api. 

Pada pukul 03.00 saat api sudah padam dan petugas berusaha mengevakuasi para korban, ditemukan banyak warga binaan yang tewas dan mengalami luka bakar di dalam sel mereka. 

Kebakaran itu terjadi di Blok C2 yang dihuni 122 narapidana.

Akibat kebakaran itu, ada 49 orang meninggal serta 72 orang luka ringan. Mereka yang mengalami luka ringan kemudian dirawat di Poliklinik Lapas Tangerang dan 41 korban tewas akibat terpanggang dan sulit dikenali dilarikan ke RS Kramatjati, Jakarta Timur untuk diidentifikasi. 

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono menyebut pihaknya akan menerapkan tiga pasal tentang kelalaian dalam perkara ini, yakni Pasal 187 KUHP, Pasal 188, dan Pasal 359 KUHP.

Untuk Pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan orang lain tewas, polisi telah menetapkan tiga sipir berinisial RU, S, dan Y sebagai tersangka. Mereka terbukti tidak ada di lokasi saat kebakaran terjadi dan terancam penjara hingga lima tahun. 

Total ada enam tersangka dalam kasus kebakaran Lapas Tangerang, yaitu 3 sipir, 2 pegawai Lapas dan satu narapidana. (****)

Baca juga: Lapas Parigi Gandeng Damkar Beri Pelatihan Antisipasi Kebakaran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.