Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Polisi Tangkap Pelaku Judi Kupon Putih di Tolitoli

Polisi Tangkap Pelaku Judi Kupon Putih di Tolitoli, Sulawesi Tengah
Foto: Illustrasi pelaku judi online.

Gemasulawesi– Aparat kepolisian telah mengamankan terduga pelaku judi kupon putih di Tolitoli, Sulawesi Tengah.

“Pelaku seorang pria berinisial F (35) warga di Jalan Abdul Muis Kelurahan Baru Kecamatan Baolan, Tolitoli, Sulawesi Tengah,” ungkap Kasat Reskrim Polres Tolitoli Iptu Rijal, saat memimpin langsung penangkapan beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan, pelaku judi kupon putih di Tolitoli ditangkap Sabtu 7 Agustus 2021 sekitar pukul 16.30 WITA.

Baca juga: Januari-Februari, 23 Orang Jadi Tersangka Kasus Judi di Luwuk

“Pelaku diringkus di kediamannya di Jalan Abdul Muis,” jelasnya.

Pelaku kata dia, sudah kami amankan. Saat itu pelaku judi kupon putih di Tolitoli tertangkap tangan sedang berjudi.

Barang bukti disita dari pelaku yaitu uang tunai sejumlah Rp 600 ribu, buku tulis berisikan catatan rekapan angka-angka pemasangan shio, pulpen, kertas catatan rekapan angka-angka pemasangan kupon putih serta dua unit handphone.

Saat ini pelaku judi kupon putih di Tolitoli dan barang bukti diamankan di Polres Tolitoli.

Mereka akan diperiksa dan jalani proses hukum. Pelaku dikenakan Pasal 303 KUHPidana tentang tindak pidana perjudian.

Baca juga: Bekuk Pengedar, Polisi Temukan Puluhan Gram Sabu di Tolitoli

Pasal 303 KUHPidana tentang perjudian

Diketahui, terkait perjudian diatur dalam Pasal 303 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Dan untuk perjudian online diatur dalam Pasal 27 ayat (2) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (“UU ITE”) sebagaimana yang telah diubah Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Pasal 303 bis ayat (1) KUHP, berbunyi:

1) Diancam dengan kurungan paling lama 4 (empat) tahun atau denda paling banyak sepuluh juta rupiah:

barangsiapa menggunakan kesempatan untuk main judi, yang diadakan dengan melanggar peraturan pasal 303;

barangsiapa ikut serta permainan judi yang diadakan di jalan umum atau di pinggirnya maupun di tempat yang dapat dimasuki oleh khalayak umum, kecuali jika untuk mengadakan itu, ada izin dari penguasa yang berwenang.

Baca juga: Polsek Dondo Tangkap Pengedar Narkoba di Tinabogan, Tolitoli

Sementara itu mengenai perjudian online diatur dalam Pasal 27 ayat (2) UU ITE yang berbunyi:

Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan, mentransmisikan, dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan perjudian.

Ancaman terhadap pelanggaran ini diatur dalam Pasal 45 ayat (2) UU 19/2016, yakni:

Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan perjudian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan atau denda paling banyak Rp 1 miliar. (**)

Baca juga: Polisi Grebek Lokasi Judi Kartu Remi di Kampal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post