Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Polisi Selidiki Pelaku Pemberi Wafer Berisi Benda Tajam

Polisi Selidiki Pelaku Pemberi Wafer Berisi Benda Tajam
Foto: Wafer berisi silet, Antarafoto.

Gemasulawesi– Polisi masih menyelidiki kasus pemberian wafer berisi benda tajam seperti paku, silet, hingga staples diberikan kepada anak-anak di Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Jember, Jawa Timur.

“Kami masih mencari tahu keberadaan pelaku. Berdasarkan laporan dari orangtua, pelaku yang memberikan makanan wafer itu adalah seorang lelaki,” ungkap Kapolsek Patrang AKP Hedi Supadmo di Jember, Senin 2 Agustus 2021.

Belum tertangkapnya pelaku, membuat polisi belum mengetahui pasti motif pemberian wafer itu. Korbannya anak berumur tiga tahun dan sembilan tahun.

Baca juga: BPK Simpulkan Kinerja Pencegahan KPK Belum Efektif

Menurut dia, sudah ada dua anak menerima wafer berisi benda tajam itu.

“Modusnya pelaku menyebarkan kue wafer pada anak-anak di seputar Jalan Cempedak, RT 3 RW 8 Kelurahan Jember Lor,” papar dia.

Orang itu, kemudian memberikan makanan wafer dalam kemasan. Namun, saat dibuka makanan itu ternyata berisikan benda tajam berbahaya, seperti silet, paku, hingga staples.

Baca juga: Korban Tabrak Lari Mobil Rescue di Makassar Dapat Santunan

Mengetahui hal itu orangtua anak-anak penerima makanan itu akhirnya melaporkannya ke polisi. Perbuatan itu tidak terekam CCTV karena di lingkungan perkampungan.

“Beberapa waktu lalu pernah kejadian, kemarin Jumat ada warga laporan pada kami,” kata dia.

Baca juga: Pemkot Makassar Rencana Sweeping Rapid Antigen

Baca juga: Pemerintah Diminta Sanksi Perusahaan Lalai Jamin Kesehatan Pekerja

Polisi lakukan pendalaman pengejaran pelaku

Saat ini polisi masih melakukan pendalaman penyelidikan untuk mengejar pelaku.

Pihaknya meminta para orangtua lebih waspada terhadap makanan yang diberikan orang tidak dikenal kepada anak-anaknya.

Baca juga: Kejari Poso Sulteng Selidiki Aliran Dana Covid-19

Untuk menghindari kejadian serupa terulang, warga diminta lebih waspada dan dapat mengawasi anak-anaknya saat bermain.

Polisi juga meminta warga segera melapor jika ada tindakan mencurigakan dan meresahkan di wilayahnya.

“Ketika mengetahui segera melaporkan,” pungkasnya. (***)

Baca juga: P2TP2A Parimo Kawal Kasus Penganiayaan Anak Libatkan Oknum Polisi

Baca juga: Sabet Emas Olimpiade Tokyo, Ganda Putri Greysia-Apriani Banjir Bonus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post