Polisi Ringkus Pelaku Penjual Obat Covid-19 di Surabaya

Polisi Ringkus Pelaku Penjual Obat Covid-19 di Surabaya
Foto: polisi sidak p njual-obat di Surabaya.
Jangan Lupa Share

Berita nasional, gemasulawesi– Tim Satgas Gakkum Aman Nusa II Polda Jawa Timur ringkus seorang perempuan berinisial ES (36) warga Margorejo Indah, Wonocolo merupakan terduga pelaku penjual obat covid-19 di Surabaya.

“Kami telah berhasil mengungkap terkait adanya dugaan penjualan obat-obatan oleh orang yang tidak berhak,” ungkap Irjen Nico Afinta, Kapolda Jatim, di Surabaya, Sabtu 10 Juli 2021.

Dalam penangkapan terduga pelaku penjual obat covid-19 di Surabaya, Tim Satgas Gakkum Aman Nusa II Polda Jawa Timur juga berhasil mengamankan ratusan barang bukti obat, suplemen dan alat-alat kesehatan turut.

“Tim juga telah melakukan penyitaan sebanyak 43 jenis obat. Dan tersangka satu orang,” terangnya.

Selain menimbun, tersangka pelaku penjual obat covid-19 di Surabaya juga menjual tanpa punya kewenangan.

Sebab, selama ini tersangka pelaku penjual obat covid-19 di Surabaya menjual secara ilegal atau bukan di tempat resmi.

“Di mana obat ini dijual? Bukan dijual di tempat orang menjual seperti apotek. Tapi rumah biasa. Kemudian yang bersangkutan juga tidak punya kewenangan menjual obat itu,” jelasnya.

Baca juga: Menjual Obat Covid-19 Tidak Sesuai HET Dibekuk Polisi

Polisi Ringkus Pelaku Penjual Obat Covid-19 di Surabaya
Foto: Illustrasi obat covid-19.

Pelaku terancam hukuman 15 tahun penjara

Atas perbuatannya ini, tersangka pelaku penjual obat covid-19, kini dikenakan Pasal 198 Undang-undang tentang Kesehatan. Adapun ancaman hukumannya maksimal 15 tahun pidana penjara.

Dalam kesempatan ini, pihaknya juga mengajak masyarakat khususnya para pelaku usaha tidak menimbun obat.

Baca juga: BPOM Musnahkan Obat Ilegal Palu Temuan Dalam Dua Tahun

Dia mengimbau agar masyarakat segera melaporkan, jika ada praktik penimbunan obat di tengah pandemi covid-19.

“Kami mengajak kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan seperti ini. Karena obat-obatan sekarang banyak dibutuhkan masyarakat,” tuturnya.

Baca juga: Parigi Moutong Batalkan Tatap Muka di Sekolah

Sebelumnya, Polisi Jatim melakukan pengecekan dan pengawasan kelangkaan obat di sejumlah pedagang besar farmasi dan apotek. Pengawasan dilakukan sebagai tindak lanjut perintah Kapolri dan Kabareskrim di tengah pandemi covid-19.

Dalam pengecekan dan pengawasan ini, menurut Diresnarkoba Polda Jatim Kombes Pol Hanny Hidayat, pihaknya telah memerintahkan Subdit II Ditnarkoba Polda Jatim yang dipimpin langsung Kompol Roni.

Menurut Hanny, pihaknya memprioritaskan pengawasan obat untuk covid-19. Khususnya yakni jenis invermectin. (***)

Baca juga: Kejati Sulawesi Tengah Kembali Tahan Tersangka Korupsi BPKAD Balut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post