2Banner GIF 2021

Polisi Ringkus Enam Pelaku Pencuri Sarang Burung Walet Di Tolitoli

Polisi Ringkus Enam Pelaku Pencuri Sarang Burung Walet Di Tolitoli
Foto: Polisi Tangkap Pencuri Sarang Burung Walet di Luwuk, Banggai. Kamis 26 Maret 2021.

Berita tolitoli, gemasulawesi– Kepolisian Resor (Polres) Tolitoli, Sulawesi Tengah, berhasil meringkus komplotan pencuri sarang burung walet di Desa Bambapun, Kecamatan Dondo.

“Dalam kasus pencurian itu, kami berhasil mengamankan enam orang pelaku,” ungkap Wakapolres Tolitoli, Kompol F Tarigan, di Tolitoli, Kamis 25 Maret 2021

Ia mengatakan, enam orang pencuri sarang burung walet di Tolitoli, Sulawesi Tengah itu, masing-masing bernisial R (48), B (22), N (26), H (30), A (44) dan K (44).

Saat ini, keenam pencuri sarang burung walet sudah amankan di Mapolres untuk dilakukan introgasi terkait dengan perbuatannya itu.

Baca juga: Bapenda Parimo Jajaki Kerjasama Ekspor Sarang Burung Walet

“Dari hasil introgasi, para pelaku mengaku yang melakukan aksi ini totalnya berjumlah delapan orang. Namun, dua diantaranya berhasil kabur,” ungkapnya.

Ia menegaskan, pencuri sarang burung walet akan dimasukkan kedalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Diketahui, setelah para pelaku ini melakukan pencurian, mereka langsung menjual hasil curian mereka di wilayah pantai timur, Parigi Moutong.

“Barang bukti sudah dijual pelaku, nantinya akan kami jemput guna proses penyidikan lebih lanjut,” tuturnya.

Sementara itu, taksiran kerugian korban pencuri sarang burung walet, berkisar puluhan juta rupiah.

Diketahui, pencurian dengan pemberatan diatur dalam Pasal 363 KUHP yang berbunyi diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun:

  1. Pencurian ternak;
  2. Pencurian “pada waktu ada kebakaran, letusan, banjir gempa bumi, atau gempa laut, gunung meletus, kapal karam, kapal terdampar, kecelakaan kereta api, huru-hara, pemberontakan atau bahaya perang;
  3. Pencurian di waktu malam dalam sebuah rumah atau pekarangan tertutup yang ada rumahnya, yang dilakukan orang yang ada di situ tidak diketahui atau tidak dikehendaki oleh yang berhak;
  4. Pencurian yang dilakukan dua orang atau lebih dengan bersekutu;
  5. Pencurian yang untuk masuk ke tempat melakukan kejahatan, atau untuk sampai pada barang yang diambil, dilakukan dengan merusak, memotong atau memanjat, atau dengan memakai anak kunci palsu, perintah palsu atau pakaian jabatan palsu.

Jika pencurian yang diterangkan dalam butir 3 disertai dengan salah satu hal dalam butir empat dan lima, maka diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun.

Baca juga: FKS Tawarkan Dua Sistem Pemasaran Sarang Burung Walet

Laporan: Aldi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post