Banner Dinkes 2021 (1365X260)

Polisi Periksa Belasan Saksi Kasus Kejahatan Pandemi di Parigi Moutong

Polisi Periksa Belasan Saksi Kasus Kejahatan Pandemi di Parigi Moutong
Foto: Kasat Reskrim Polres Parimo, AKP Donatus Kono.

Gemasulawesi- Polisi telah memeriksa belasan saksi kasus kejahatan pandemi yaitu perusakan fasilitas RSUD Anuntaloko Parigi. Dan penjemputan paksa jenazah covid19 melibatkan Camat Ampibabo, Parimo, Sulawesi Tengah.

“Setelah kami mendapatkan informasi terkait kasus itu, kami langsung menindaklanjutinya dengan pemeriksaan sejumlah saksi,” ungkap Kasat Reskrim Polres Parimo, AKP. Donatus Kono saat dihubungi, Kamis 5 Agustus 2021.

Menurut dia, rata-rata saksi kasus kejahatan pandemi telah diperiksa dalam penanganan kedua kasus itu adalah para tenaga kesehatan di RSUD Anuntaloko Parigi dan Puskesmas Ampibabo.

Baca juga: Disita, Obat Terapi Covid19 dan Tabung Oksigen Hasil Kasus Kejahatan Medis

Kemudian, beberapa orang warga Ampibabo di Kecamatan Ampibabo juga ikut diperiksa sebagai saksi kasus kejahatan pandemi.

Mereka saksi mata kasus kejahatan pandemi, yang melihat peristiwa penjemputan paksa jenazah itu terjadi.

“Termasuk Kapolsek Ampibabo juga sudah kami periksa sebagai saksi,” ujarnya.

Sementara untuk para terduga pelaku kata dia, pihaknya belum bisa melakukan pemeriksaan. Sebab, hingga kini mereka masih menjalani Isolasi Mandiri (Isoman), pasca kejadian itu.

“Selesai Isoman baru kami minta keterangan mereka, sementara masih saksi petugas kesehatan dulu,” jelasnya.

Jika hasil dari penyelidikan, para terduga pelaku dinyatakan bersalah, mereka akan dijerat dengan undang-undang kesehatan.

 “Jika bersalah, kami akan sangkakan dengan undang-undang kesehatan dan KUHP,” pungkasnya.

Polres bentuk tim tanngani kasus kejahatan pandemi covid-19

Sebelumnya, Polres Parimo telah membentuk tim penanganan kasus kejahatan Pandemi Covid19, diantaranya perusakan fasilitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anuntaloko Parigi, dan penjemputan paksa jenazah libatkan oknum pejabat di wilayah Ampibabo.

“Tim penanganan kami bentuk, untuk menindaklanjuti perintah Kapolres Parimo, untuk penanganan dua kasus kejahatan di masa pandemi Covid19,” ungkap Kabag Ops Polres Parimo, AKP. Jusuf Achpah saat dihubungi, Jumat 30 Juli 2021.

Dibentuknya tim itu kata dia, untuk mengungkap permasalah dan penyebab tindakan kejahatan dilakukan para terduga pelaku.

Sebab, tindakan itu tidak seharusnya terjadi disaat pemerintah tengah gencar melakukan upaya penurunan kasus Covid19 di Indonesia, khususnya Kabupaten Parimo.

Tujuan penindakan dua kasus itu menurut dia, untuk memberikan pelajaran bagi siapapun yang dianggap menghalang-halangi, upaya pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid19 di Parimo. (***)

Baca juga: Polisi Bentuk Tim Penanganan Kasus Kejahatan Pandemi Covid19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post