Polisi Minta Warga Bantu Berantas Praktek Pungli di Sulawesi Tengah

waktu baca 2 menit
Foto: Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol Didik Supranoto.

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Polisi minta warga membantu berantas segala bentuk praktek premanisme dan Pungli di Sulawesi Tengah.

“Warga dapat memanfaatkan hotline Polri 110, untuk membantu kami menindak premanisme dan Pungli,” ungkap Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol Didik Supranoto melalui keterangan resminya, Senin 14 Juni 2021.

Warga diharapkan tidak ragu dan takut untuk melaporkan bentuk praktek premanisme dan Pungli di Sulawesi Tengah.

Kejahatan Pungli juga menjadi target penindakan Kepolisian dalam melaksanakan operasi penyakit masyarakat (Pekat). Terlebih masih dalam suasana pandemi covid 19 berdampak pada perekomian negeri.

Data pengungkapan praktek premanisme dan Pungli di Sulawesi Tengah, hingga Senin 14 Mei 2021, ada tiga pelaku Pungli yang sementara ditangani Polres Palu.

Baca juga: Polisi Ringkus Warga Pengguna Narkoba di Batui Selatan

Penanganan praktek premanisme dan Pungli di Sulawesi Tengah merupakan respon atas instruksi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kepada jajarannya.

Polda Sulawesi Tengah dan jajaran pun, bahkan melaksanakan operasi penindakan premanisme dan praktek Pungli di Sulawesi Tengah dengan melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD).

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh polda dan polres untuk memberantas premanisme karena meresahkan masyarakat.

Hal itu menyusul adanya instruksi langsung dari Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) kepada Kapolri untuk menindak tegas preman yang sering melakukan pemalakan terhadap sopir kontainer di wilayah Jakarta Utara.

“Seluruh Polda dan Polres jajaran harus menindak tegas aksi premanisme yang meresahkan. Hal itu demi menjamin keselamatan dan memberi rasa tenang kepada masyarakat,” kata Sigit.

Tak hanya itu, ia menyebut telah memberikan instruksi langsung kepada Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto dan seluruh Kapolda untuk tidak memberikan ruang sedikitpun bagi oknum-oknum masyarakat yang melakukan aksi premanisme.

Ia juga meminta kepada jajarannya untuk merilis setiap penangkapan preman.

Hal itu bertujuan untuk memberangus dan membuat efek jera para preman.

“Negara tidak akan kalah dengan aksi premanisme. Oknum dan preman segera bersihkan, tangkap dan tuntaskan,” tutupnya. (***)

Baca juga: Polisi Sudah Tangkap 49 Pelaku Pungli di Tanjung Priok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.