Polisi Grebek Gudang Penimbunan Obat Covid-19 di Jakarta Barat

Polisi Grebek Gudang Penimbunan Obat Covid-19 di Jakarta Barat
Foto: Gudang penimbunan obat covid-19.
Jangan Lupa Share

Berita nasional, gemasulawesi– Polisi menggerebek sebuah gudang penimbunan obat covid-19 azithromycin 500 mg, di Komplek Pergudangan Kalideres, Jakarta Barat.

“Di wilayah Kalideres, kompleks pergudangan kita berada di salah satu ruko di mana terindikasi. Kami melihat beberapa fakta ditemukan dari hasil penyelidikan ada indikasi penimbunan,” ungkap Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo kepada wartawan di Kalideres, Jakarta Barat, Senin 12 Juli 2021.

Selain azithromycin, polisi juga menemukan obat-obatan lainnya diduga ditimbun di gudang penimbunan obat covid-19, diantaranya parasetamol dan dexamethason.

Baca juga: Banjir Sienjo-Sibalagu Parigi Moutong, 104 Kepala Keluarga Terisolir

“Artinya ini barang yang dibutuhkan masyarakat saat ini, khususnya bagi penderita covid-19. Kami lakukan ini sebagai bentuk pengawasan kami, apalagi sudah masuk dalam barang penting khususnya dalam penanganan pandemi ini bisa tersalurkan dengan baik,” tuturnya.

Polisi menemukan bukti adanya dugaan penimbunan obat di gudang penimbunan obat covid-19 itu.

Salah satunya ada percakapan pemilik dengan karyawan gudang penimbunan obat covid-19, meminta untuk menahan obat agar tidak didistribusikan untuk sementara waktu.

“Ada percakapan dari pemilik PT ya, dari pemilik PT itu menyampaikan untuk tidak dijual dulu artinya ada indikasi untuk ditimbun,” katanya.

Sejumlah konsumen juga diinformasikan tidak ada obat di gudang saat ini.

“Kemudian ada salah satu juga permintaan dari salah satu customer yang menanyakan obat sudah ada atau belum, tapi dijawab belum ada. Artinya bahwa obat itu sebetulnya sudah ada tapi disampaikan belum ada,” jelasnya.

Baca juga: DPR Minta Pemerintah Permudah Impor Bahan Obat

Polisi amankan 730 boks azythromycin 500 mg

Di lokasi penggerebekan gudang penimbunan obat covid-19, polisi mengamankan 730 boks azythromycin 500 mg, 1 boks mengandung 20 tablet. Gudang pun langsung disegel polisi usai melakukan penggrebekan.

Sebelumnya, spekulan obat dan suplemen covid-19 di Surabaya diamankan. Ratusan barang bukti obat, suplemen dan alat-alat kesehatan turut disita polisi.

Tersangka yakni seorang perempuan berinisial ES (36), warga Margorejo Indah, Wonocolo. Ia ditangkap Tim Satgas Gakkum Aman Nusa II Polda Jatim.

Selain menimbun, tersangka juga menjual tanpa punya kewenangan. Sebab selama ini tersangka menjual secara ilegal atau bukan di tempat penjualan obat resmi. (***)

Baca juga: Pelaku Penjual Obat Covid-19 Tidak Sesuai HET Dibekuk Polisi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post