Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Polisi Gagalkan Pengiriman Sabu dari Sumut ke Jakarta

Polisi Gagalkan Pengiriman Sabu dari Sumut ke Jakarta
Foto: Illustrasi penangkapan pengedar narkoba.

Gemasulawesi– Polisi gagalkan pengiriman sabu dari Sumut ke Jakarta seberat 13 Kg. Barang haram itu, dibawa seorang kurir berinisial MA (21) menggunakan jalur darat.

“Penangkapan MA dilakukan di pinggir Jalan Medan-Banda Aceh, Kecamatan Tanjung Pura, Langkat. Dari pelaku polisi menyita sabu seberat 13 kg,” ungkap Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi saat dihubung, Sabtu 21 Agustus 2021.

Ia mengatakan, pengungkapan polisi gagalkan pengiriman sabu dari Sumut ke Jakarta itu berawal saat petugas mendapatkan informasi tentang adanya pengiriman sabu-sabu dari Aceh menuju Jakarta.

Baca juga: Aparat Kepolisian Amankan 88 Kilogram Sabu dari Sindikat di Makassar

Menindaklanjuti hal itu kata dia, petugas pun langsung melakukan penyelidikan. Kemudian hasilnya, petugas mendapatkan informasi kalau sabu-sabu itu dibawa seorang pria yang merupakan warga Desa Lueng Puet Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur.

“Mengetahui hal itu, petugas langsung melakukan pengejaran,” ujarnya.

Akhirnya, polisi gagalkan pengiriman sabu dari Sumut ke Jakarta. Aparat berhasil meringkus MA saat sedang istirahat dan hendak melanjutkan perjalanan ke Jakarta, tepatnya Jalan Medan – Banda Aceh Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat.

Usai polisi gagalkan pengiriman sabu dari Sumut ke Jakarta, lalu dilakukan penggeledahan terhadap dua tas dibawa pelaku.

Baca juga: Sertifikat Vaksin Covid19 untuk Pelaku Perjalanan, Ini Kata WHO 

Polisi temukan 13 Kg Sabu

Petugas menemukan sabu seberat 13 kg dikemas dalam bungkus terpisah-pisah. Selanjutnya, pelaku dan barang bukti dibawa ke Polda Sumut.

Dari hasil interogasi terhadap MA, barang bukti itu merupakan milik seorang warga Aceh berinisial PU.

“Benar, barang bukti yang disita dari pelaku 13 kg sabu, saat ini penyidik masih mengejar terhadap pemilik sabu berinisial PU,” sebut Hadi.

Dia menuturkan, rencananya sabu itu akan dikirim ke Jakarta lewat jalur darat. Pelaku dijanjikan upah ratusan juta rupiah.

“Dijanjikan upah sebesar Rp103.000.000 untuk membawa sabu dari Aceh Timur menuju ke Jakarta,” sebut Hadi.

Hadi mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan kasus ini. Dia menyebut akan mengusut jaringan peredaran sabu tersebut.

“Masih dikembangkan lagi,” tutupnya. (***)

Baca juga: Napi Jadi Otak Peredaran 12,6 Kg Sabu di Lapas Bontang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post