Polisi Diminta Tertibkan Kampung Narkoba di Kota Palu

waktu baca 2 menit
Foto: Illustrasi Stop Narkoba.

Berita kota palu, gemasulawesi– Aparat kepolisian diminta tertibkan kampung Narkoba di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

“Kota Palu masuk dalam lima wilayah penyebaran rawan narkoba di Sulawesi Tengah, pemerintah harus segera melakukan tindakan,” ungkap Koordinator lapangan (Korlap) Asriadi R Sunuh, saat LS-ADI demo di depan gedung DPRD Kota Palu, dilanjutkan ke Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palu dan di depan Mako Polres Palu, Rabu 30 Juni 2021.

Ia mengatakan, mengingat semakin hari penyalahgunaan Narkoba semakin meluas di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Peraturan daerah kata dia, sudah sangat dibutuhkan. Sehingga, perlu pecepatan dalam penerbitannya, mengingat daerah lain sudah melakukan hal itu dan berhasil.

“Sudah diketahui daerah itu dijuluki kampung narkoba. Jika dimungkinkan lockdown saja wilayah itu,” tuturnya.

Ia menekankan agar program diambil pemerintah dapat melibatkan warga secara aktif untuk mememerangi barang haram itu.

“Jangan hanya terlalu banyak melakukan kegiatan seremonial saja,” tuturnya.

LS-ADI juga mendesak Polres Palu untuk dapat mensterilkan kampung Narkoba di Kota Palu.

Baca juga: Bupati Aceh Timur Studi Banding Tambak Udang ke Parigi Moutong

Aparat kepolisian harus bersikap tegas dan transparan dalam penindakan penyalahgunaan Narkotika khususnya kampung narkoba di Kota Palu.

“Kalau perlu turun langsung dan dirikan pos dan lockdown di wilayah yang menjadi zona merah itu,” tuturnya.

Terkait Narkoba, beberapa waktu lalu Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulawesi Tengah musnahkan barang bukti berupa sabu sekitar 699 gram.

“Ratusan gram sabu itu merupakan hasil dari empat kasus Narkoba,” ungkap Direktur Resnarkoba Polda Sulawesi Tengah, Kombespol Aman Guntoro.

Baca juga: Delapan Warga Curi Kabel PT Telkom di Sigi, Sulawesi Tengah

Ia melanjutkan, barang bukti sabu itu juga merupakan hasil penangkapan sepanjang Januari -Mei 2021 jajaran Ditresnarkoba Polda Sulteng.

Selain barang bukti sabu, Polda Sulteng juga mengamankan enam orang tersangka. Saat ini kata dia, seluruhnya sedang dalam proses penyidikan.

“Diantaranya, ada berperan sebagai pengedar, ada juga pemakai,” tutupnya.

Baca juga: KKP dan Kemenhub Teken MoU Pengembangan Pelabuhan Ambon Baru

Laporan: Rafiq

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.