Rabu, April 21, 2021

Polisi Buru Tiga DPO Pelaku Kasus Tambang Ilegal Buranga

Salah Satunya Pemodal Tambang Berinisial BBT

Must read

Berita kota palu, gemasulawesi– Polda Sulawesi Tengah buru tiga Daftar Pencarian Orang atau DPO, pelaku kasus tambang ilegal Buranga, Parigi Moutong.

“Kami masih memburu pelaku berinisial BBT, KHR dan DE,” ungkap Kabid Humas Polda Sulteng, Komisaris Besar Polisi (KBP) Didik Supranoto, di Kota Palu, Rabu 17 Maret 2021.

Diketahui, pelaku berinisial BBT ini merupakan pemodal. Sedangkan, KHR dan DE adalah operator excavator.

Tiga DPO itu adalah bagian dari lima tersangka yang ditetapkan Polda Sulawesi Tengah. Mereka terduga pelaku kasus tambang ilegal Buranga, Ampibabo, Parigi Moutong.

Baca juga: Kejar-kejaran Polisi dan Pelaku Curanmor di Tolitoli, Satu Tertangkap

“Dari lima orang terduga pelaku itu, baru dua orang dilakukan penahanan. Mereka berinisial JMN yang merupakan warga Sengkang, Sulawesi Selatan. Dan MDL warga Sausu, Parigi Moutong. Keduanya adalah operator excavator,” jelasnya.

Penangkapan kedua pelaku kasus tambang ilegal Buranga dari lima orang pelaku yang di tetapkan berdasarkan penyidikan yang dilakukan Polres Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Sedangkan barang bukti yang telah diamankan Polres Parigi Moutong dari lokasi tambang berupa empat excavator dan tiga mesin dompeng.

Pelaku kasus tambang ilegal Buranga akan dijerat pasal 158 dan 161 undang-undang nomor 3 tahun 2020 tentang Minerba. Dan pasal 98 undang-undang no.32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

“Mereka diancam pidana 10 tahun penjara dan denda Rp 10 Miliar,” terangnya.

Sebelumnya, operator alat berat pada kasus tambang ilegal Buranga ditahan di Mako Polres Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

“Penahanan operator excavator tambang Buranga, JD berdasarkan hasil penyelidikan,” ungkap Kapolres Parigi Moutong, AKBP Andi Batara Purwacaraka.

Kasus tambang emas ilegal Buranga yang melibatkan operator alat berat, JD telah mengakibatkan tujuh orang meninggal tertimbun longsoran tanah.

Ia menyebut, pelaku berinisal JD ini merupakan salah satu operator alat berat padad kasus tambang emas ilegal Buranga, Ampibabo, selama pertambangan berlangsung hingga insiden itu terjadi.

“JD ditahan berdasarkan pemeriksaan delapan orang saksi dalam kasus Buranga beberapa waktu lalu,” tutupnya.

Baca juga: Polres Parigi Moutong Tahan Operator Alat Berat Tambang Buranga

Laporan: Muhammad Rafii/Polda Sulteng

- Advertisement -spot_img

More articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -