Polisi Bekuk Pria Kerap Kirim Foto Tidak Senonoh di Tomohon

Polisi Bekuk Pria Kerap Kirim Foto Tidak Senonoh di Tomohon
Foto: Pria Kerap Kirim Foto Tidak Senonoh di Tomohon.
Jangan Lupa Share

Berita tomohon, gemasulawesi– Polisi meringkus seorang pria di Kota Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut), berinisial AR diringkus polisi, karena kerap kirim foto tidak senonoh.

“Menurutnya sekira bulan Maret 2021, AR mengirimkan foto kelaminnya dengan menggunakan aplikasi WhatsApp kepada sejumlah perempuan. Semua perempuan yang menjadi sasaran AR merupakan sahabatnya,” kata AKBP Bambang Ashari Gatot Kapolres Kota Tomohon, ketika dimintai konfirmasi, Selasa 13 Juli 2021.

Bahkan bukan hanya kirim foto tidak senonoh, AR bahkan sempat melakukan aksi mesum itu dengan video call via WhatsApp. Polisi menyebut saat ini pelaku telah diamankan sel tahanan Polres Kota Tomohon.

Baca juga: Pria di Morowali Modus Curi Handphone untuk Video Call Cabul

Pelaku memulai aksi mesum dengan cara video call sejak Juli tahun ini.

“Dia mengakui sekira awal bulan Juli 2021 menunjukkan kelaminnya melalui panggilan video via telepon genggam ke sejumlah perempuan,” ujarnya.

Baca juga: Instagram Akan Ubah Konsep Layanan Berbasis Video

Modus minta nomor telpon melalui Instagram dan Facebook

AR memulai aksi mesum itu setelah berhasil mendapatkan nomor telepon para korban. Kemudian, nomor telepon korban diminta melalui akun Instagram dan Facebook.

“AR mendapat nomor handphone para perempuan dengan cara meminta nomor handphone mereka melalui aplikasi Facebook dan Instagram,” kata dia.

Modus lainnya, pelaku menghubungi para korban dengan nomor baru serta mengakui dirinya sebagai Jack atau memalsukan identitas. Para korban berusia 13 hingga 19 tahun.

Baca juga: Durasi Video Tik Tok Bertambah Jadi Tiga Menit

“Modus AR mengirimkan foto kelaminnya serta menunjukkan kelaminnya melalui panggilan video call via telepon genggam kepada korbannya, yaitu dengan menggunakan nomor handphone baru atau tidak diketahui korban serta berpura-pura mengaku sebagai Jack,” jelasnya.

Dari hasil interogasi, pelaku telah melakukan aksi tidak senonoh itu kepada 11 perempuan.

“Korban panggilan video call kelamin sebanyak empat orang. Dikirim foto kelamin tujuh orang korban,” tutupnya. (***)

Baca juga: Asrama Mahasiswa Papua di Sulawesi Utara Terbakar, Ini Penyebabnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post