Jumat, April 23, 2021

Polisi Amankan Ratusan Liter Miras dari Dua Pengendara di Banggai

Total 180 Liter Miras Diangkut dalam Isi Sembilan Jergen

Must read

Berita banggai, gemasulawesi– Jajaran Kepolisian Sektor Pagimana, Banggai, Sulawesi Tengah, amankan ratusan liter Miras saat razia kendaraan.

“Totalnya 18o liter miras cap tikus dalam sembilan jergen isi 20 liter,” ungkap Kapolsek Pagimana AKP Syukri Larau, di Banggai, Sulawesi Tengah, Selasa 23 Februari 2021.

Ia mengatakan, 66 jergen berisikan ratusan liter miras itu diamankan dari dua pengendara kendaraan bermotor.

Kegiatan razia Personil Polsek Pagimana, Banggai, Sulawesi Tengah, kepada sebuah mobil dan motor pengangkut ratusan liter miras jenis cap tikus, dilaksanakan Selasa dini hari 23 Februari 2021.

Baca juga: Polisi Musnahkan 2,5 Ton Miras Tradisional Cap Tikus di Banggai

“Saat itu, pihaknya sedang melakukan razia kendaraan di Jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Pagimana, sekitar pukul 02.00 Wita,” jelasnya.

Ia melanjutkan, ketika razia sedang berlangsung personil melihat pengendara sepeda motor yang gerak-geriknya mencurigakan.

Pengendara motor jenis Honda Mega Pro berinisial AL (52) warga Kecamatan Bunta kata dia, langsung dihentikan dan diperiksa. Pihaknya menemukan tiga jergen isi Miras cap tikus.

“Cap tikus yang ditemukan sekitar 60 liter, masing-masing tiga jergen ukuran 20 liter,” terangnya.

Selain itu dari kegiatan razia ratusan Miras, pihaknya juga mengamankan sebuah mobil avanza silver yang dikemudikan DS (38), warga Kecamatan Pagimana. Ia membawa enam jergen ukuran 20 liter minuman keras cap tikus. Sehingga, totalnya sekitar 120 liter.

Diketahui, dalam pasal 204 ayat 1 KUHP berbunyi, barangsiapa menjual, menawarkan, menerimakan atau membagi-bagikan barang, sedang diketahuinya barang itu berbahaya bagi jiwa atau kesehatan orang, dan sifat yang berbahaya itu didiamkanya, dihukum penjara selama – lamanya lima belas tahun.

Dan pada pasal 204 ayat 2, KUHP yang berbunyi, kalau ada orang mati lantaran perbuatan itu, si tersalah dihukum penjara seumur hidup, atau penjara sementara, selama-lamanya dua puluh tahun.

Sementara Undang-Undang Pangan Nomor 18 tahun 2012 dengan sanksi maksimal 15 tahun penjara.

Selanjutnya, polisi langsung mengelandang kedua warga pengangkut ratusan liter Miras ke Mapolsek Pagimana, Banggai, Sulawesi Tengah, guna dimintai keterangan dan proses hukum lebih lanjut.

Baca juga: Dugaan Jatah Jergen Solar Oknum Polres dan Polsek, Kapolres Parimo Akan Pulbaket

Laporan: Rahmat

- Advertisement -spot_img

More articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article